Rangkuman Aqidah

RANGKUMAN AQIDAH AKHLAK  MI  KELAS 4, 5, DAN 6

RANGKUMAN AQIDAH AKHLAQ KELAS 4


Pelajaran 1: Indahnya Kalimat Thayyibah
1. Lafal kalimat Hauqolah adalah

2 Kalimat Hauqolah mengandung arti tiada daya upaya dan kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah Swt.
3. Jika hendak meminta pertolongan kepada Allah Swt. lafalkanlah kalimat Hauqolah.
4. Sesudah berusaha dengan sungguh-sungguh, serahkan hasil akhirnya kepada Allah.
5. Keutamaan Kalimat Hauqolah adalah:
a. Dapat menghapuskan dosa.
b. Termasuk amalan-amalan yang kekal lagi shalih.
c. Salah satu harta simpanan di surga.
d. Merupakan tanaman di surga.
e. Termasuk salah satu pintu surga.
f. Merupakan ucapan orang yang berserah diri kepada Allah.

Pelajaran 2: Indahnya Al-Asmaa Al-Husna
1. Asmaul Husna adalah nama-nama yang agung dan indah sesuai dengan sifat-sifat Allah Swt.
2. Al-Mu’min berarti Maha Pemberi Aman. Allah Swt. memberikan keamanan kepada setiap makhluk-Nya.
3. Al-Azhiim berarti Maha Agung. Keagungan Allah Swt. dibuktikan dengan ciptaan-Nya yang sangat menakjubkan.
4. Al-Haadii berarti Maha Pemberi Petunjuk. Allah Swt. memberi petunjuk manusia yang memohon kepada-Nya.
5. Al-Adlu berarti Maha Adil. Allah Swt. bersifat Maha Adil kepada semua hamba-Nya.
6. Al-Hakam berarti Maha Bijaksana. Allah Swt. Maha Bijaksana terhadap semua makhluk-Nya.

Pelajaran 3: Aku Beriman Kepada Kitab-Kitab Allah Swt.
1. Kitab-kitab Allah yang wajib kita imani ada 4 yaitu :
a. Taurat diturunkan kepada Nabi Musa AS.
b. Zabur, diturunkan kepada Nabi Daud AS.
c. Injil, diturunkaan kepada Nabi Isa AS.
d. Al-Qur'an, diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw.
2. Cara mengimani Kitab-kitab Allah, adalah sebagai berikut :
a. Mempercayai adanya empat Kitab-kitab Allah Swt.
b. Mempercayai bahwa seluruh kitab tersebut datangnya dari Allah Swt.
c. Membenarkan berita-berita tentang Kitab-kitab terdahulu dalam Al-Qur'an.
d. Mengamalkan hukum-hukum dari Al-Qu’ran.
3. Al-Qur'an dan Kitab-kitab Allah Swt. lainnya sama-sama mengajarkan tentang ke-Esaan Allah Swt.

Pelajaran 4: Indahnya Berprilaku Terpuji
1. Allah Swt. mewajibkan hamba-Nya untuk menghormati kedua orang tua dan guru.
2. Sikap hormat dan patuh kepada orang tua dan guru contohnya:
a. Mendengarkan nasehatnya.
b. Berbicara yang sopan.
c. Mengerjakan tugas dengan baik.
3. Manfaat bersikap hormat dan patuh kepada orang tua dan guru adalah:
a. Disayang Allah.
b. Mendapat pahala.
c. Menjadi anak yang shaleh.
d. Disayang orang lain.
e. Mudah meraih cita-cita.
4. Kita harus berbuat tabah dan sabar apabila mendapat cobaan dari Allah Swt.
5. Orang yang beriman pasti selalu berbuat tabah dan sabar.
6. Meneladani kisah Siti Mashithah dalam kehidupan sehari-hari untuk mempertahankan Iman dan Islam.

Pelajaran 5: Mari Menghindari Akhlak Tercela Melalui Kisah Tsalabah
1. Akhlak tercela dapat membahayakan dan merugikan diri sendiri dan orang lain.
2. Contoh perilaku tercela antara lain ingkar janji, kufur nikmat, tamak, sombong dan dzalim.
3. Akibat berperilaku tercela:
a. Dimurkai Allah
b. Tidak disenangi sesama
c. Kesengsaraan di dunia dan azab di akhirat

Pelajaran 6: Indahnya Kalimat Thayyibah
1. Kalimat Thayyibah Salam adalah Assalaamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatu
2. Assalaamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh mengandung arti semoga keselamatan dan kasih sayang Allah serta kebaikan terlimpah kepada kalian.
3. Keutamaannya mengucapkan salam:
a. Para malaikat, nabi atau rasul dan penghuni surga sering memberi sapaan resmi dengan menggunakan salam.
b. Sarana untuk mengikat persaudaraan, memperkuat jalinan silaturahmi diantara kita.
4. Mengucapkan salam ketika:
a. Bertemu dengan teman.
b. Berpisah setelah mengadakan pertemuan.
c. Memasuki rumah, gedung dan Madrasah.
d. Memulai sebuah pertemuan.

Pelajaran 7: Indahnya Al-Asmaa Al-Husna
1. As-Salaam berarti Yang Maha Sejahtera.
2. Al-Latiif berarti Yang Maha Lembut.
3. Hal-hal yang bisa kalian lakukan dalam mengamalkan sifat As-Salaam adalah:
a. Membiasakan mengucapkan salam dan menjawab salam dengan baik kepada sesama muslim dalam berbagai kesempatan.
b. Bersikap baik, ramah, menjaga anggota tubuh kita agar tidak menyakkiti orang disekitar kita.
c. Mewujudkan rasa aman di lingkungannya.
d. Menjalin Ukhuwah Islamiyah, dan memperkokoh hubungan sesaumanya.
e. Mudah bergaul dan banyak temannya.
f. Menolong orang lain yang membutuhkannya.
4. Hal-hal yang bisa kalian lakukan dalam mengamalkan sifat Al-Latiif adalah:
a. Lemah lembut dalam bertutur kata dengan orang tua, guru, teman dan antara sesama.
b. Memberikan bantuan kepada orang yang membutuhkan sesuai dengan kemampuannya.
c. Walau pintar tetapi tidak sombong.
d. Memiliki sikap pemaaf.
e. Memberikan kasih sayang kepada sesama.
f. Bijaksana dalam menyelesaikan masalah di sekitarnya.

Pelajaran 8: Beriman Kepada Nabi dan Rasul Allah Swt.
1. Jumlah nabi dan rasul yang wajib kita imani ada 25, yaitu :
1 Adam AS. Manusia pertama yang diciptkan Allah Swt. Usianya 1000 tahun.
2 Idris AS. Diangkat menjadi Rasul berusia 82 tahun. Dilahirkan dan dibesarkan di Babilonia.
3 Nuh AS. Usianya mencapai 950 tahun. Membuat kapal dan selamat dari banjir yang dahsyat.
4 Hud AS. Di utus untuk bangsa ‘Ad yang terletak antara Yaman dan Aman (Yordania).
5 Shaleh AS. Di utus untuk bangsa Tsamud. Beliau masih keturunan Nabi Nuh A.S.
6 Ibrahim AS. Bapaknya Para Nabi, membangun Ka’bah, Ibadah Haji, Qurban dan Khitan.
7 Luth AS. Di utus untuk Bangsa Sodom. Kaumnya dihancurkan oleh Allah Swt. karena laki-laki senang kepada laki-laki.
8 Ismail AS. Putra Nabi Ibrahim, membangun Ka’bah dan anak yang di Qurbankan.
9 Ishak AS. Putra Nabi Ibrahim AS. dari istrinya Sarah. Jadi Nabi Ismail AS. dan Nabi Ishak AS. saudara sebapak, berlainan Ibu.
10 Ya’qub AS. Putra Nabi Ishak AS. menurunkan 12 keturunan dengan sebutan Al Asbath
11 Yusuf AS. Putra Nabi Ya’qub AS. seorang yang tampan sehingga semua wanita tergila-gila melihat ketampananya.
12 Ayyub AS. Beliau dengan nabi Yusuf A.S. adalah saudara sepupu. Nabi Ayyub AS. seorang yang sabar, diuji dengan penyakit kulit.
13 Dzulkifli AS. Putra Nabi Ayyub AS. Nama aslinya Basyar, Karena ketaatannya diberi nama Dzulkifli oleh Allah Swt.
14 Syu’aib AS. Tinggal di Madyan terletak antara Syam dan Hijaz. Masih keturunan Nabi Ibrahim AS.
15 Yunus AS. Diutus ke wilayah Ninive Irak. Pernah ditelan ikan hiu selama 3 hari kemudian diselamatkan oleh Allah Swt.
16 Musa AS. Keturunan Nabi Ya’kub AS. diutus kepada Bani Israil. Diberi Kitab Suci Taurat oleh Allah Swt.
17 Harun AS. Saudara Nabi Musa. Berdakwah di kalangan Bani Israil di Mesir.
18 Dawud AS. Panglima perang Bani Israil. Diberi Kitab Zaabur, bisa melunakkan besi, suka puasa sunah.
19 Sulaiman AS. Putra Nabi Dawud AS. Seorang raja yang kaya raya dan bisa berkomunikasi dengan binatang.
20 Ilyas AS. Keturunan Nabi Harun AS. Diutus kepada Bani Israil diwilayah sekitar sungai Yordan.
21 Ilyasa AS. Berdakwah bersama Nabi Ilyas AS. Kepada Bani Israil. Saling bahu membahu, walaupun
Nabi Ilyas A.S. sudah tua.
22 Zakaria AS. Pengasuh dan pembimbing Siti Maryam di Baitul Maqdis.
23 Yahya AS. Putra Nabi Zakaria AS. Terlahir dari orang tua yang sudah tua renta.
24 Isa AS. Lahir tanpa seorang Bapak. Membawa Kitab Injil untuk umat Bani Israil.
25 Muhammad Saw. Putra Abdullah. Lahir dalam keadaan Yatim. Beliau nabi yang terakhir dan diberi wahyu Al-Qur'an oleh Allah Swt.
2. Tugas nabi dan rasul adalah:
a. Mengajak manusia menyembah Allah.
b. Mengajarkan aqidah.
c. Mengajarkan agar berakhlak mulia.
d. Mencerdaskan umat.
e. Menyampaikan kabar gembira.
f. Mengajarkan hidup bermasyarakat.
3. Bukti adanya nabi dan rasul berupa:
a. Bangunan.
b. Tempat bersejarah.
c. Makam.
d. Kitab Suci.
4. Cara beriman kepada nabi dan rasul adalah:
a. Mengetahui riwayat kehidupan dan ajaran yang dibawanya.
b. Membenarkan berita yang disampaikan para rasul.
c. Mengamalkan syariat yang dibawanya.
d. Mencintai dan membela para rasul.
e. Meneladani akhlaknya.
f. Menghidupkan sunnah rasul.
g. Memperbanyak membaca shalawat atas Nabi Muhammad Saw.

Pelajaran 9:  Akhlak Terpuji Nabi Dan Rasul
1. Sidiq artinya benar, yaitu selalu jujur dalam bertindak dan berbicara. Lawan sifat sidiq adalah kizib artinya dusta, yaitu orang yang berkata tidak benar.
2. Amanah artinya dapat dipercaya. Lawan sifat amanah adalah khianat artinya tidak dapat dipercaya.
3. Tablig artinya menyampaikan, yaitu menyampaikan kebenaran yang berasal dari ajaran Allah Swt.
a. Memberi nasehat kepada teman juga termasuk bersikap tablig karena menyampaikan kebaikan.
b. Lawan sifat tablig adalah kitman artinya menyembunyikan.
4. Fathanah adalah perilaku cerdas.
a. Kecerdasan diperoleh dari belajar dengan sungguh-sungguh. Orang yang cerdas biasanya selalu berprestasi.
b. Lawan sifat fathanah adalah baladah artinya bodoh.
5. Rasul yang memiliki gelar Ulul Azmi berarti rasul yang memiliki kesabaran tingkat tinggi dalam menghadapi cobaan dan ujian dari Allah Swt.
6. Para Rasul yang mendapat gelar Ulul Azmi terdiri dari:
a. Nabi Nuh AS.
b. Nabi Ibrahim AS.
c. Nabi Musa AS.
d. Nabi Isa AS.
e. Nabi Muhammad Saw.
7. Hikmah yang dapat diambil dari Rasul Ulul Azmi adalah:
a. Seorang muslim haruslah memiliki kesabaran yang tinggi. Karena dengan kesabaran, akan mendapatkan pertolongan dari Allah Swt. Sebagaimana Allah berfirman bahwa dengan kesabaran manusia dapat memohon pertolongan kepada-Nya. Dengan kesabaran, kalian akan menjadi anak yang tetap tabah dan rendah hati.
b. Akidah yang lurus harus diperjuangkan dengan sungguh-sungguh agar tidak lepas dari diri kita. Begitu banyak cobaan dan rayuan. Tanpa diikuti dengan keteguhan hati membela kebenaran, tanpa istiqomah dalam membela keyakinan, ia akan pergi meninggalkan kalian, dan jadilah manusia yang murtad, sehingga nerakalah tempat kembali. Sebaliknya dengan keteguhan hati dan istiqomah membela keyakinan dan kebenaran, Allah akan memberikan pahala surga.

Pelajaran 10: Indahnya Berprilaku Terpuji
1. Adab ketika bertamu adalah:
a. Mengucapkan salam.
b. Meminta izin masuk.
c. Membelakangi pintu.
d. Bertamu tidak lebih dari tiga hari.
e. Kembali pulang bila tidak diizinkan masuk.
f. Tidak memandang seluruh ruangan dengan penuh kecurigaan
2. Akhlak terpuji harus kita amalkan kepada:
a. Akhlak kepada diri sendiri.
b. Akhlak kepada Ibu dan Bapak.
c. Akhlak kepada teman.
d. Akhlak kepada Bapak dan Ibu Guru.
3. Manfaat yang diperoleh dari akhlak terpuji adalah:
a. Allah Swt. memberikan kasih sayangnya kepada kalian, karena telah
mengamalkan kebaikan.
b. Allah Swt. akan memberikan kemudahan menghadapi masalah.
c. Allah Swt. akan memberikan ampunan.
d. Allah Swt. akan memberikan pahala yang besar.

Pelajaran 11: Menghindari Akhlak Tercela Orang Munafik
1. Kata munafik berasal dari kata naafaqa yang artinya berpura-pura.
2. Munafik menurut istilah adalah orang yang mengaku Islam dan mengikuti Rasulullah Saw. tetapi menyembunyikan kekufuran dan permusuhan terhadap Allah Swt. dan Rasul-Nya.
3. Tanda-tanda munafik ada tiga:
a. Apabila berkata ia berdusta.
b. Apabila berjanji ia mengingkari.
c. Apabila dipercaya berlaku curang.
4. Akibat yang ditimbulkan sifat munafik adalah:
a. Mendapat balasan dari Allah Swt. yaitu dimasukkan kedalam neraka.
b. Orang munafik kalau di akhirat akan dipisahkan dari orang beriman.
c. Tidak setia dengan orang mukmin.
d. Malas melaksanakan salat.
e. Orang lain akan membenci dan menjauhinya.
5. Cara menghindari dari sifat munafik adalah:
a. Senantiasa menjaga lisan.
b. Memperbaiki setiap keburukan dengan berbuat baik kepada orang lain.
c. Menjalin silaturrahmi sesama teman.
d. Meneladani sikap Nabi Muhammad Saw.
e. Mengingat bahwa Allah Maha Melihat, Mendengar, Mengetahui dan Mengawasi kita.
f. Berusaha mendekatkan diri kepada Allah Swt.


RANGKUMAN AQIDAH AKHLAK KELAS 5

Pelajaran 1 Membasahi Lisan dengan Banyak Menyebut Kalimah Thayyibah
1. Alhamdulillah artinya segala puji bagi Allah. Kalimah thayyibah alhamdulillah disebut juga bacaan tahmid.
2. Waktu yang tepat membaca kalimah thayyibah alhamdulillah adalah ketika mendapat kenikmatan dari Allah, menerima suatu hadiah, terhindar dari musibah, ketika mendengar kabar gembira,  setelah selesai menyelesaikan pekerjaan, selamat sampai tujuan.
3. Allahu akbar artinya Allah Maha Besar. Kalimat tayyibah Allahu akbar disebut juga bacaan takbir.
4. Waktu yang tepat membaca kalimah tayyibah Allahuakbar adalah ketika azan, iqomah, shalat, zikir setelah selesai mengerjakan shalat lima waktu, pada waktu malam takbiran, ketika melihat suatu peristiwa yang luar biasa atau mengagumkan.

Pelajaran 2  Mengenal Allah Melalui AsmauL husna
1. Arrozaq artinya Yang Maha Pemberi Rezeki. Bukti bahwa Allah bersifat arrozaq adalah Allah memberi rezeki kepada setiap makhluk-Nya.
2. Alfattah  artinya Yang Maha Membukakan pintu rahmat. Bukti bahwa Allah bersifat alfattah adalah Allah membuka pintu hati seorang ayah untuk menyayangi anggota keluarganya.
3. Assyakur  artinya Yang Maha Menerima  syukur Bukti bahwa Allah bersifat assyakur adalah Allah memberikan tambahan nikmat bagi para hamba-Nya yang mau bersyukur.
4. Almughniy  artinya Yang Maha Pemberi Kekayaan. Bukti bahwa Allah bersifat almughniy adalah Allah memberikan kekayaan kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya.

Pelajaran 3  Mengenal Hari yang Dijanjikan
1.    Iman kepada hari akhir termasuk rukun iman yang ke-5
Nama-nama hari akhir antara lain :
a.       Yaumul qiyamah, yaitu hari dihancurkannya bumi dan seluruh isinya
b.      Yaumul hisab, yaitu hari perhitungan segala amal perbuatan
c.       Yaumul ba’ats, yaitu hari dibangkitkannya manusia dari kuburnya
d.      Yaumul jaza, yaitu hari pembalasan amal baik dan buruk
e.      Yaumul hasyr, yaitu hari penyesalan
f.        Yaumul zalzalah, yaitu hari kegoncangan atau keruntuhan
g.       Yaumul wa’id, yaitu hari terlaksananya ancaman
h.      Yaumul mahsyar, yaitu hari dikumpulkannya manusia di padang mahsyar
2.  Tanda-tanda umum hari kiamat adalah benda keras dapat berbicara, ilmu agama dicabut, laki-laki mirip perempuan dan sebagainya, orang kaya diagungkan, dan ghibah menjadi ucapan sehari-hari
3.  Tanda-tanda khusus datangnya hari kiamat adalah munculnya dajjal, turunnya Nabi Isa as, keluarnya ya’juj ma’juj, munculnya dabbah, matahari terbit dari barat.
4.  hikmah beriman kepada hari akhir adalah :
a. memperkuat keyakinan bahwa Allah swt Maha Kuasa
b. selalu taat kepada Allah swt
c.  selalu minta ampunan kepada Allah swt
d.  senantiasa beramal sholeh
e. menghindari perbuatan tercela

Pelajaran 4  Berakhlak di Tempat Ibadah dan Tempat Umum
1.       Tempat ibadah umat Islam adalah masjid. Secara bahasa masjid artinya tempat bersujud, sedangkan secara istilah masjid artinya tempat suci umat Islam untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang baik, seperti sholat, i’tikaf , dzikir, membaca dan mendalami Al Qur’an
2.       Adab masuk masjid antara lain :
a.       Bersuci
b.      Masuk masjid mendahulukan kaki kanan dan keluar masjid mendahulukan kaki kiri
c.       Melaksanakan sholat tahiyatul masjid
d.      Melakukan i’tikaf
3.       Tempat umum adalah  tempat dimana banyak orang berkumpul dan melakukan aktifitas sehari-hari. Contoh tempat umum adalah jalan, madrasah, pasar, rumah sakit, dll

Pelajaran 5  Mari Berakhlak Terpuji
1.       Teguh pendirian adalah tetap berpegang teguh kepada apa yang telah menjadi keyakinan atau pendapatnya
2.       Ciri-ciri orang yang memiliki sifat teguh pendirian antara lain tidak mudah terpengaruh orang lain, dan pantang menyerah
3.       Keuntungan memiliki sifat teguh pendirian antara lain:
a.       tidak mudah dipengaruhi orang lain,
b.      mudah memilih ajakan yang baik, dan
c.        tegas menolak ajakan jelek.
4.       Dermawan adalah memberikan sebagian harta kepada orang lain yang membutuhkan tanpa mengharapkan imbalan
5.       Ciri-ciri orang yang memiliki sifat dermawan, antara lain :
a.       Rela berkorban untuk menolong sesama,
b.      menyayangi sesama manusia tanpa mengenal perbedaan
c.       lebih mengutamakan kepentingan umum
6.       keuntungan memiliki sifat dermawan, antara lain:
a.       dicintai Allah dan RasulNya
b.      membantu meringankan kesulitan orang lain
c.       menambah keberkahan rizki
d.      dicintai dan disenangi masyarakat
e.      menghilangkan kesenjangan sosial
7.       Optimis adalah menaruh harapan baik dalam menghadapi segala hal. Orang yang optimis biasanya memiliki rasa percaya diri dan semangat yang tinggi. Keuntungan mempunyai sifat optimis adalah merasa yakin akan kemampuan diri sendiri
8.       Qana’ah adalah rela menerima apa adanya atas pemberian Allah. Sifat qana’ah membuat hidup tenang dan terhindar dari rasa gelisah. Keuntngan memiliki sifat qana’ah adalah bersabar jika mengalami kegagalan dan bersyukur bila mendapat kenikmatan
9.       Tawakkal artinya menyerahkan segala sesuatu kepada Allah swt. Setelah disertai  ikhtiar dan usaha. Keuntungan memiliki sifat tawakkal adalah tidak kecewa berkepanjangan apabila mengalami kegagalan

Pelajaran 6  Mari Belajar Mengingat Allah Melalui Kalimah Tarji'
1.    Kalimah tarji' adalah kalimat yang menyatakan pengakuan dengan tulus bahwa kita adalah milik Allah dan akan kembali menghadap kepada-Nya.
2.  Kalimah tarji' adalah artinya “Sesungguhnya kita adalah milik Allah, dan kepada-Nya-lah kita akan kembali”.
3. Kalimah tarji' dibaca ketika mendengar kabar berita duka cita, mendengar kabar berita yang menyedihkan, terjadi kecelakaan, terjadi bencana alam, ketika terpeleset atau jatuh, dan sebagaainya.
4. Hikmah membaca kalimah tarji' adalah mendapat keberkatan (kebaikan) yang sempurna dari Allah, mendapat rahmat (karunia dan nikmat) dari Allah, dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah, dan terhindar dari sifat sombong dan angkuh.
5. Orang yang bersabar dalam menerima musibah dari Allah dosa-dosanya diampuni oleh Allah dan Allah akan memberikan ganti yang lebih baik.

Pelajaran 7  Mengenal Allah Melalui Asmaul Husna
1. Semua makhluk di bumi ini diciptakan oleh Allah. Allah bersifat al-Muhyi. Al-Muhyi artinya Yang Maha Menghidupkan. Bukti bahwa Allah bersifat al-Muhyi adalah Allah menghidupkan manusia, hewan, dan tumbuhan.
2. Semua makhluk di bumi telah ditentukan masa hidupnya oleh Allah. Allah bersifat Al-mumit. Al-mumit  artinya Yang Maha Mematikan. Bukti bahwa Allah bersifat al-mumit adalah Allah mematikan semua makhluk-Nya.
3. Semua makhluk di bumi ini akan binasa, kecuali Allah. Allah bersifat al-Baqiy. Al-Baqiy artinya Yang Maha Kekal. Bukti bahwa Allah bersifat al-Baqiy adalah Allah adalah satu-satunya Zat yang Maha Kekal pada hari kiamat nanti.

Pelajaran 8  Mari Membina Keharmonisan dengan Tetangga dan Masyarak at
1.  Tetangga adalah orang yang rumahnya berdekatan dengan rumah kita.
2. Dengan tetangga maka kita harus saling menghormati, menyayangi, dan tidak mengganggu.
3. Menghormati tetangga bisa dilakukan dengan cara: menghadiri apa yang menjadi undangannya, saling bertegur sapa apabila bertemu di jalan, mengembangkan sikap tenggang rasa, dan ikut menjaga kehormatannya.
4. Menyayangi tetangga bisa dilakukan dengan cara: membantu tetangga apabila dalam kesusahan,  memberi makan kepada tetangga, menjenguknya apabila tetangga dalam keadaan sakit,  melayat jenazah tetangga apabila ada yang meninggal dunia.
5. Tidak mengganggu tetangga, misalnya: menjelek-jelekkan tetangga, membuang sampah di halaman rumahnya,  mengintip isi rumahnya, memfitnah tetangga, mengganggu istri dan  anak-anaknya, membunyikan radio/tv  dengan suara keras.
6.  Masyarakat adalah kumpulan dari beberapa tetangga.
7. Agar terjadi kehidupan yang harmonis dalam hidup bermasyarakat, maka kita harus menjaga norma yang berlaku di masyarakat. Norma bermasyarakat adalah norma agama, kesusilaan, kesopanan, dan hukum.
8. Tata cara dalam kehidupan bermasyarakat adalah: menjaga keharmonisan hidup bermasyarakat dengan cara mengedepankan sikap lemah lembut, menunjukkan akhlak mulia sebagai seorang muslim, memupuk sikap toleransi dengan seluruh anggota  masyarakat, dan tidak melakukan kegiatan yang dapat menimbulkan permusuhan  di kehidupan bermasyarakat.

Pelajaran 9  Mari Menghindari Akhlak Tercela
1.       Pesimis adalah sikap atau pandangan yang tidak mempunyai harapan baik. Akibat buruk yang ditimbulkan dari sifat pesimis antara lain selalu ragu dalam berbuat  dan potensi sulit berkembang
2.       Bergantung adalah sikap selalu mengharapkan bantuan atau pertolongan dari orang lain. Akibat buruk dari sifat bergantung antara lain tidak percaya diri dan selalu berharap bantuan orang lain
3.       Serakah adalah sikap selalu ingin memperoleh sesuatu yang lebih dari yang dimiliki. Akibat buruk dari sifat serakah antara lain:
a.       Dapat merusak kerukunan hidup
b.      Cenderung untuk berbut jahat
c.       Diremehkan orang
d.      Hilangya rasa malu
4.       Putus asa adalah hilang harapan atau tidak mempunyai harapan lagi. Akibat buruk dari sifat putus asa antara lain hilangnya semangat hidup.

Pelajaran 10 Menghindari Akhlak Tercela yang Dimiliki Qarun
1.       Kikir adalah sikap tidak mau berbagi terhadap orang lain yang membutuhkan. Cara menghindari sifat kikir adalah menumbuhkan sikap qana’ah, sadar bahwa harta benda yang kita miliki adalah titipan Allah Swt., dan menyadari bahwa harta benda itu tidak akan dibawa mati
2.       Serakah artinya sikap ingin memiliki sesuatu lebih dari yang telah ia miliki. Cara menghindari sifat serakah adalah :
a.       Mensyukuri segala rizki dan kenikmatan dari Allah
b.      Bersifat qana’ah atau merasa cukup
c.       Membiasakan pola hidup sederhana
3.       Qarun  adalah sepupu Nabi Musa as. keturunan dari Bani Israel. Pada awalnya Qarun hidup dalam kemiskinan. Setelah dido’akan oleh Nabi Musa ia menjadi kaya raya
4.       Qarun memiliki akhlak tercela antara lain: kikir, sombong, suka memamerkan harta kekayaan, angkuh kepada sesama, dan tidak mau mensyukuri nikmat Allah
5.       Allah membinasakan Qarun dengan cara membenamkan Qarun dan hartanya ke dalam perut bumi.



RANGKUMAN AQIDAH KELAS 6

PELAJARAN 1  BERSIHKAN HATI  KALIMAT THAYYIBAH
1. Diantara kalimat tayyibah adalah istigfar
2. Kalimat tayyibah istigfar berbunyi  
3. Arti kalimat tayyibah istigfar adalah saya mohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung
4. Kalimat tayyibah istigfar dibaca ketika bersalah atau berdosa
5. Agar menjadi kebiasaan ketika bersalah atau berdosa membaca kalimat tayyibah istigfar, maka harus dibiasakan sehari-hari
6. Umat Islam yang bersalah atau berdosa, baik kepada Allah Swt. maupun kepada manusia, disamping membaca istigfar juga harus segera meminta maaf, bertekad tidak mengulangi dan menutup dengan perbuatan baik.

PELAJARAN 2  MENGENAL ALLAH MELALUI ASMAUL HUSNA
1. Al-Qowwiy artinya Allah Yang Maha Kuat. Dia Maha Perkasa atas segala sesuatu. Dialah satu-satunya yang mampu memberikan kekuatan yang dikehendaki.
2. Al-Hakim artinya Allah Maha bijaksana. Dialah Zat yang memiliki kebijaksanaan dalam semua perbuatan sehingga Allah Swt. Terbebas dari sifat yang tidak pantas.
3. Al-Musawwir artinya Allah Yang Maha Membentuk rupa. Allah Swt. Maha membentuk semua makhluk di bumi dengan beragam bentuk. dan manusia adalah bentuk makhluk yang terbaik.
4. Al-Qodir artinya Allah Yang Maha Kuasa. Kekuasaan Allah Swt. Bersifat mutlak dan tidak terbatas.

PELAJARAN 3  INDAHNYA BERIMAN KEPADA QADA DAN QADAR
1. Umat Islam wajib meyakini kepada Qada dan Qadar Allah Swt.
2. Qadha artinya ketetapan Allah Swt. terhadap makhluk-Nya yang belum terjadi. Sedangkan Qadar adalah ketetapan Allah terhadap makhluk-Nya yang sudah terjadi
3. Qadha dan Qadar sering disebut takdir. Takdir ada dua, yaitu; takdir muallaq dan takdir mubram. Takdir muallaq adalah takdir yang dapat diubah oleh usaha manusia. Sedangkan Takdir mubram adalah takdir yang tidak dapat diubah oleh usaha manusia.
4. Umat Islam wajib bersyukur apabila usaha dapat mengubah takdir. Sebaliknya harus bertawakkal kepada Allah apabila usaha tidak dapat mengubah takdir.
5. Manfaat beriman kepada qada dan qadar Allah Swt. antara lain:
a. Mendorong manusia semangat berusaha
b. Mendorong untuk rida dan ikhlas dari keputusan Allah Swt.
c. Mendorong manusia untuk senantiasa bersyukur dan bertawakkal kepada Allah Swt.

PELAJARAN 4  BERHIAS DIRI DENGAN AKHLAK TERPUJI
1. Tanggung jawab adalah berkewajiban menanggung, memikul, menanggung segala sesuatunya dan menanggung akibatnya
2. Hukum tanggung jawab adalah wajib
3. Manfaat tanggung jawab adalah:
a. Dapat dipercaya seseorang
b. Menjadi manusia berguna
c. Memperoleh pahala dari Allah
4. Cara membiasakan tanggung jawab adalah dengan berlatih secara
terus-menerus sehingga menjadi kebiasaan
5. Adil adalah sikap yang bebas dari ketidakjujuran
6. Hukum bersikap adil adalah wajib
7. Manfaat adil adalah:
a. Mendatangkan rida Allah
b. Memperoleh keberhasilan hidup
c. Memperoleh kegembiraan batin
d. Disenangi banyak orang
e. Terwujud masyarakat yang aman, tentram dan damai
8. Cara membiasakan sikap adil dengan cara berlatih secara terusmenerus
sehingga menjadi kebiasaan
9. Bijaksana adalah sikap pandai, hati-hati, cermat dan teliti
10. Hukum bersikap bijaksana adalah wajib
11. Manfaat bijaksana adalah:
a. Dapat mewujudkan sikap disiplin
b. Dapat menegakkan yang haq dan yang batil
c. Dapat terlaksana suatu kwajiban
d. Dapat mewujudkan sikap keadilan
12. Cara membiasakan sikap bijaksana adalah dengan berlatih secara
terus-menerus sehingga menjadi kebiasaan

PELAJARAN 5  MENGHINDARI AKHLAK TERCELA
1. Sifat tercela adalah sifat yang tidak baik sehingga harus dijauhi
2. Marah adalah sikap tidak senang, yang diwujudkan dengan perilaku tidak baik sehingga harus dijauhi karena menimbulkan banyak kerugian
3. Fasik adalah orang Islam yang mudah berbuat maksiat atau mengerjakan dosa besar
4. Murtad adalah sikap keluar dari agama Islam, hukumnya dosa besar sehingga harus dihindari
5. Memaafkan adalah perilaku sangat mulia daripada menyimpan rasa marah
6. Hindarilah fasik, karena fasik hanya pantas dilakukan oleh orang kafir yang mengingkari keesan Allah Swt
7. Dengan menghindari akhhlak tercela, seperti: marah, fasik, dan murtad, hidup menjadi lebih tenang

PELAJARAN 6  INDAHNYA MENGALUNKAN KALIMAT THAYYIBAH
1.    Istigfar adalah kalimat tayyibah yang dibaca sebagai bentuk menyesali perbuatan salah atau dosa yang telah dilakukan disertai tekad yang kuat untuk tidak mengulangi lagi dikemudian hari
2. Cara beristigfar jika berdosa keapada Allah Swt adalah dengan memperbanyak mengucapkan istigfar dan banyak beramal saleh. Sedangkan beristigfar terhadap dosa kepada sesama manusia adalah meminta maaf kepada orang yang bersangkutan dan menjalin silaturahmi kepadanya
3. Macam-macam istigfar sebagai bentuk bertaubat ada enam (6), yaitu:
a. Istigfar karena kekafiran
b. Istigfar karena maksiat
c. Istigfar karena dosa-dosa besar
d. Istigfar karena dosa-dosa kecil
e. Istigfar karena meninggalkan ketaatan kepada Allah Swt
f. Istigfar karena tidak peduli dengan amal-amal kebaikan
4. Manfaat bertaubat dengan membaca kalimat tayyibah istigfar ada 5, yaitu:
a. Dapat mempelihara kesucian diri
b. Dapat menjadikan ibadah diterima Allah Swt.
c. Dapat mengerjakan ibadah secara sempurna
d. Mendapat balasan yang baik kelak di akhirat
e. Mendapat petunjuk dan hidayah dari Allah Swt.

PELAJARAN 7  MENGENAL ALLAH MELALUI ASMAUL HUSNA
1. Al-Gafur artinya Allah Maha Pengampun. Allah selalu mengampuni setiap dosa hamba-Nya, bila hambanya mau bertaubat
2. Ancaman Allah kepada manusia yang berbuat dosa dan tidak bertaubat berupa azab di dunia dan di akhirat
3. Al-Afuwwu artinya Allah Yang Maha Pemaaf. Dia akan memberi maaf dan pengampunan bila hamba-Nya memohon ampunan
4. As-Sabur artinya Allah Maha Penyabar. Allah Swt. sangat menyukai orang-orang yang sabar
5. Al-Halim artinya Allah Maha Penyantun. Meskipun Allah Swt. mampu memberi azab kepada manusia yang berdosa tetapi Allah tidak mengazab-Nya karena Allah Maha Penyantun.

PELAJARAN 8  BELAJAR DARI KISAH TELADAN
1. Nabi Ayyub As. merupakan utusan Allah Swt. yang terkenal sebagai teladan dalam kesabaran
2. Setiap manusia yang hidup di dunia ini tidak pernah terlepas dari ujian, cobaan dan musibah dari Allah. Sikap yang terbaik dalam menghadapi segala ujian dari Allah adalah sabar
3. Sabar ada tida macam, yaitu:
(a) sabar dalam menghadapi ujian, cobaan dan musibah dari Allah,
(b) sabar dalam melaksanaan ketaatan kepada Allah dan
(c) sabar dalam meninggalkan maksiat
4. Nabi Adam As. sangat terkenal sebagai teladan dalam bertaubat kepada Allah Swt.
5. Setiap manusia yang bersalah dan berdosa, wajib bertaubat kepada Allah Swt.
6. Tata-cara taubatan nasuha adalah:
(a) menyesali atas kesalahan atau dosa yang telah berlalu,
(b) membaca istighfar,
(c) segera beramal kebaikan,
(d) bersyukur kepada Allah dan
(e) berdoa untuk meraih kesejahteraan dunia dan akherat.

PELAJARAN 9  BERAKHLAK TERHADAP LINGKUNGAN
1. Setiap manusia wajib menjaga hubungan secara harmonis dengan Allah Swt., manusia dan lingkungan
2. Cara menjaga hubungan secara harmonis dengan Allah Swt., dengan manusia dan lingkungan adalah dengan akhlak mulia
3. Yang dimaksud dengan lingkungan adalah semua yang ada di sekitar manusia, seperti; binatang, tumbuh-tumbuhan dan benda lainnya
4. Bentuk akhlak mulia terhadap binatang adalah memberikan makan dan minum sesuai kebutuhan, mengobati bila sakit dan ketika membutuhkan dagingnya dengan cara disembelih secara benar sesuai ajaran Islam.
5. Bentuk akhlak baik terhadap tumbuh-tumbuhan adalah menyirami ketika kemarau, memupuk, mengobati bila terserang hama dan tidak memotong secara liar terhadap pohon-pohon pelindung, karena dapat menyebabkan bencana alam dan mengancam keselamatan kehidupan manusia.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar