Pelajaran 1: Indahnya Kalimat
Thayyibah
3. Jika hendak meminta pertolongan kepada Allah Swt. lafalkanlah
kalimat Hauqolah.
4. Sesudah berusaha dengan sungguh-sungguh, serahkan hasil akhirnya
kepada Allah.
5. Keutamaan Kalimat Hauqolah adalah:
a. Dapat
menghapuskan dosa.
b. Termasuk
amalan-amalan yang kekal lagi shalih.
d. Merupakan
tanaman di surga.
e. Termasuk salah
satu pintu surga.
f. Merupakan
ucapan orang yang berserah diri kepada Allah.
Pelajaran 2: Indahnya Al-Asmaa
Al-Husna
1. Asmaul Husna adalah nama-nama yang agung dan indah sesuai dengan
sifat-sifat Allah Swt.
2. Al-Mu’min berarti Maha Pemberi Aman. Allah Swt. memberikan keamanan
kepada setiap makhluk-Nya.
3. Al-Azhiim berarti Maha Agung. Keagungan Allah Swt. dibuktikan dengan
ciptaan-Nya yang sangat menakjubkan.
4. Al-Haadii berarti Maha Pemberi Petunjuk. Allah Swt. memberi petunjuk
manusia yang memohon kepada-Nya.
5. Al-Adlu berarti Maha Adil. Allah Swt. bersifat Maha Adil kepada
semua hamba-Nya.
6. Al-Hakam berarti Maha Bijaksana. Allah Swt. Maha Bijaksana terhadap
semua makhluk-Nya.
Pelajaran 3: Aku Beriman Kepada
Kitab-Kitab Allah Swt.
1. Kitab-kitab Allah yang wajib kita imani ada 4 yaitu :
a. Taurat
diturunkan kepada Nabi Musa AS.
b. Zabur,
diturunkan kepada Nabi Daud AS.
c. Injil,
diturunkaan kepada Nabi Isa AS.
d. Al-Qur'an,
diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw.
2. Cara mengimani Kitab-kitab Allah, adalah sebagai berikut :
a. Mempercayai
adanya empat Kitab-kitab Allah Swt.
b. Mempercayai bahwa
seluruh kitab tersebut datangnya dari Allah Swt.
c. Membenarkan
berita-berita tentang Kitab-kitab terdahulu dalam Al-Qur'an.
d. Mengamalkan
hukum-hukum dari Al-Qu’ran.
3. Al-Qur'an dan Kitab-kitab Allah Swt. lainnya sama-sama mengajarkan
tentang ke-Esaan Allah Swt.
Pelajaran 4: Indahnya Berprilaku
Terpuji
1. Allah Swt. mewajibkan hamba-Nya untuk menghormati kedua orang tua
dan guru.
2. Sikap hormat dan patuh kepada orang tua dan guru contohnya:
a. Mendengarkan
nasehatnya.
b. Berbicara yang
sopan.
c. Mengerjakan
tugas dengan baik.
3. Manfaat bersikap hormat dan patuh kepada orang tua dan guru adalah:
a. Disayang Allah.
b. Mendapat
pahala.
c. Menjadi anak
yang shaleh.
d. Disayang orang
lain.
e. Mudah meraih
cita-cita.
4. Kita harus berbuat tabah dan sabar apabila mendapat cobaan dari
Allah Swt.
5. Orang yang beriman pasti selalu berbuat tabah dan sabar.
6. Meneladani kisah Siti Mashithah dalam kehidupan sehari-hari untuk
mempertahankan Iman dan Islam.
Pelajaran 5: Mari Menghindari
Akhlak Tercela Melalui Kisah Tsalabah
1. Akhlak tercela dapat membahayakan dan merugikan diri sendiri dan
orang lain.
2. Contoh perilaku tercela antara lain ingkar janji, kufur nikmat,
tamak, sombong dan dzalim.
3. Akibat berperilaku tercela:
a. Dimurkai Allah
b. Tidak disenangi
sesama
c. Kesengsaraan di
dunia dan azab di akhirat
Pelajaran 6: Indahnya Kalimat
Thayyibah
1. Kalimat Thayyibah Salam adalah Assalaamu’alaikum Warahmatullahi
Wabarakatu
2. Assalaamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh mengandung arti semoga
keselamatan dan kasih sayang Allah serta kebaikan terlimpah kepada kalian.
3. Keutamaannya mengucapkan salam:
a. Para malaikat,
nabi atau rasul dan penghuni surga sering memberi sapaan resmi dengan
menggunakan salam.
b. Sarana untuk
mengikat persaudaraan, memperkuat jalinan silaturahmi diantara kita.
4. Mengucapkan salam ketika:
a. Bertemu dengan
teman.
b. Berpisah
setelah mengadakan pertemuan.
c. Memasuki rumah,
gedung dan Madrasah.
d. Memulai sebuah
pertemuan.
Pelajaran 7: Indahnya Al-Asmaa
Al-Husna
1. As-Salaam berarti Yang Maha Sejahtera.
2. Al-Latiif berarti Yang Maha Lembut.
3. Hal-hal yang bisa kalian lakukan dalam mengamalkan sifat As-Salaam
adalah:
a. Membiasakan
mengucapkan salam dan menjawab salam dengan baik kepada sesama muslim dalam
berbagai kesempatan.
b. Bersikap baik,
ramah, menjaga anggota tubuh kita agar tidak menyakkiti orang disekitar kita.
c. Mewujudkan rasa
aman di lingkungannya.
d. Menjalin
Ukhuwah Islamiyah, dan memperkokoh hubungan sesaumanya.
e. Mudah bergaul
dan banyak temannya.
f. Menolong orang
lain yang membutuhkannya.
4. Hal-hal yang bisa kalian lakukan dalam mengamalkan sifat Al-Latiif
adalah:
a. Lemah lembut
dalam bertutur kata dengan orang tua, guru, teman dan antara sesama.
b. Memberikan
bantuan kepada orang yang membutuhkan sesuai dengan kemampuannya.
c. Walau pintar
tetapi tidak sombong.
d. Memiliki sikap
pemaaf.
e. Memberikan
kasih sayang kepada sesama.
f. Bijaksana dalam
menyelesaikan masalah di sekitarnya.
Pelajaran 8: Beriman Kepada Nabi
dan Rasul Allah Swt.
1. Jumlah nabi dan rasul yang wajib kita imani ada 25, yaitu :
1 Adam AS. Manusia
pertama yang diciptkan Allah Swt. Usianya 1000 tahun.
2 Idris AS.
Diangkat menjadi Rasul berusia 82 tahun. Dilahirkan dan dibesarkan di
Babilonia.
3 Nuh AS. Usianya
mencapai 950 tahun. Membuat kapal dan selamat dari banjir yang dahsyat.
4 Hud AS. Di utus
untuk bangsa ‘Ad yang terletak antara Yaman dan Aman (Yordania).
5 Shaleh AS. Di
utus untuk bangsa Tsamud. Beliau masih keturunan Nabi Nuh A.S.
6 Ibrahim AS.
Bapaknya Para Nabi, membangun Ka’bah, Ibadah Haji, Qurban dan Khitan.
7 Luth AS. Di utus
untuk Bangsa Sodom. Kaumnya dihancurkan oleh Allah Swt. karena laki-laki senang
kepada laki-laki.
8 Ismail AS. Putra
Nabi Ibrahim, membangun Ka’bah dan anak yang di Qurbankan.
9 Ishak AS. Putra
Nabi Ibrahim AS. dari istrinya Sarah. Jadi Nabi Ismail AS. dan Nabi Ishak AS.
saudara sebapak, berlainan Ibu.
10 Ya’qub AS.
Putra Nabi Ishak AS. menurunkan 12 keturunan dengan sebutan Al Asbath
11 Yusuf AS. Putra
Nabi Ya’qub AS. seorang yang tampan sehingga semua wanita tergila-gila melihat
ketampananya.
12 Ayyub AS.
Beliau dengan nabi Yusuf A.S. adalah saudara sepupu. Nabi Ayyub AS. seorang
yang sabar, diuji dengan penyakit kulit.
13 Dzulkifli AS.
Putra Nabi Ayyub AS. Nama aslinya Basyar, Karena ketaatannya diberi nama
Dzulkifli oleh Allah Swt.
14 Syu’aib AS.
Tinggal di Madyan terletak antara Syam dan Hijaz. Masih keturunan Nabi Ibrahim
AS.
15 Yunus AS.
Diutus ke wilayah Ninive Irak. Pernah ditelan ikan hiu selama 3 hari kemudian
diselamatkan oleh Allah Swt.
16 Musa AS.
Keturunan Nabi Ya’kub AS. diutus kepada Bani Israil. Diberi Kitab Suci Taurat
oleh Allah Swt.
17 Harun AS.
Saudara Nabi Musa. Berdakwah di kalangan Bani Israil di Mesir.
18 Dawud AS.
Panglima perang Bani Israil. Diberi Kitab Zaabur, bisa melunakkan besi, suka
puasa sunah.
19 Sulaiman AS.
Putra Nabi Dawud AS. Seorang raja yang kaya raya dan bisa berkomunikasi dengan
binatang.
20 Ilyas AS.
Keturunan Nabi Harun AS. Diutus kepada Bani Israil diwilayah sekitar sungai
Yordan.
21 Ilyasa AS.
Berdakwah bersama Nabi Ilyas AS. Kepada Bani Israil. Saling bahu membahu,
walaupun
Nabi Ilyas A.S.
sudah tua.
22 Zakaria AS.
Pengasuh dan pembimbing Siti Maryam di Baitul Maqdis.
23 Yahya AS. Putra
Nabi Zakaria AS. Terlahir dari orang tua yang sudah tua renta.
24 Isa AS. Lahir
tanpa seorang Bapak. Membawa Kitab Injil untuk umat Bani Israil.
25 Muhammad Saw.
Putra Abdullah. Lahir dalam keadaan Yatim. Beliau nabi yang terakhir dan diberi
wahyu Al-Qur'an oleh Allah Swt.
2. Tugas nabi dan rasul adalah:
a. Mengajak
manusia menyembah Allah.
b. Mengajarkan
aqidah.
c. Mengajarkan
agar berakhlak mulia.
d. Mencerdaskan
umat.
e. Menyampaikan
kabar gembira.
f. Mengajarkan
hidup bermasyarakat.
3. Bukti adanya nabi dan rasul berupa:
a. Bangunan.
b. Tempat
bersejarah.
c. Makam.
d. Kitab Suci.
4. Cara beriman
kepada nabi dan rasul adalah:
a. Mengetahui
riwayat kehidupan dan ajaran yang dibawanya.
b. Membenarkan
berita yang disampaikan para rasul.
c. Mengamalkan
syariat yang dibawanya.
d. Mencintai dan
membela para rasul.
e. Meneladani
akhlaknya.
f. Menghidupkan
sunnah rasul.
g. Memperbanyak
membaca shalawat atas Nabi Muhammad Saw.
Pelajaran 9: Akhlak Terpuji Nabi Dan Rasul
1. Sidiq artinya benar, yaitu selalu jujur dalam bertindak dan
berbicara. Lawan sifat sidiq adalah kizib artinya dusta, yaitu orang yang
berkata tidak benar.
2. Amanah artinya dapat dipercaya. Lawan sifat amanah adalah khianat
artinya tidak dapat dipercaya.
3. Tablig artinya menyampaikan, yaitu menyampaikan kebenaran yang
berasal dari ajaran Allah Swt.
a. Memberi nasehat
kepada teman juga termasuk bersikap tablig karena menyampaikan kebaikan.
b. Lawan sifat
tablig adalah kitman artinya menyembunyikan.
4. Fathanah adalah perilaku cerdas.
a. Kecerdasan
diperoleh dari belajar dengan sungguh-sungguh. Orang yang cerdas biasanya selalu
berprestasi.
b. Lawan sifat
fathanah adalah baladah artinya bodoh.
5. Rasul yang memiliki gelar Ulul Azmi berarti rasul yang memiliki
kesabaran tingkat tinggi dalam menghadapi cobaan dan ujian dari Allah Swt.
6. Para Rasul yang mendapat gelar Ulul Azmi terdiri dari:
a. Nabi Nuh AS.
b. Nabi Ibrahim
AS.
c. Nabi Musa AS.
d. Nabi Isa AS.
e. Nabi Muhammad
Saw.
7. Hikmah yang dapat diambil dari Rasul Ulul Azmi adalah:
a. Seorang muslim
haruslah memiliki kesabaran yang tinggi. Karena dengan kesabaran, akan
mendapatkan pertolongan dari Allah Swt. Sebagaimana Allah berfirman bahwa
dengan kesabaran manusia dapat memohon pertolongan kepada-Nya. Dengan
kesabaran, kalian akan menjadi anak yang tetap tabah dan rendah hati.
b. Akidah yang
lurus harus diperjuangkan dengan sungguh-sungguh agar tidak lepas dari diri
kita. Begitu banyak cobaan dan rayuan. Tanpa diikuti dengan keteguhan hati
membela kebenaran, tanpa istiqomah dalam membela keyakinan, ia akan pergi
meninggalkan kalian, dan jadilah manusia yang murtad, sehingga nerakalah tempat
kembali. Sebaliknya dengan keteguhan hati dan istiqomah membela keyakinan dan
kebenaran, Allah akan memberikan pahala surga.
Pelajaran 10: Indahnya
Berprilaku Terpuji
1. Adab ketika bertamu adalah:
a. Mengucapkan
salam.
b. Meminta izin
masuk.
c. Membelakangi
pintu.
d. Bertamu tidak
lebih dari tiga hari.
e. Kembali pulang
bila tidak diizinkan masuk.
f. Tidak memandang
seluruh ruangan dengan penuh kecurigaan
2. Akhlak terpuji harus kita amalkan kepada:
a. Akhlak kepada
diri sendiri.
b. Akhlak kepada
Ibu dan Bapak.
c. Akhlak kepada
teman.
d. Akhlak kepada
Bapak dan Ibu Guru.
3. Manfaat yang diperoleh dari akhlak terpuji adalah:
a. Allah Swt.
memberikan kasih sayangnya kepada kalian, karena telah
mengamalkan
kebaikan.
b. Allah Swt. akan
memberikan kemudahan menghadapi masalah.
c. Allah Swt. akan
memberikan ampunan.
d. Allah Swt. akan
memberikan pahala yang besar.
Pelajaran 11: Menghindari Akhlak
Tercela Orang Munafik
1. Kata munafik berasal dari kata naafaqa yang artinya berpura-pura.
2. Munafik menurut istilah adalah orang yang mengaku Islam dan
mengikuti Rasulullah Saw. tetapi menyembunyikan kekufuran dan permusuhan
terhadap Allah Swt. dan Rasul-Nya.
3. Tanda-tanda munafik ada tiga:
a. Apabila berkata
ia berdusta.
b. Apabila berjanji
ia mengingkari.
c. Apabila
dipercaya berlaku curang.
4. Akibat yang ditimbulkan sifat munafik adalah:
a. Mendapat
balasan dari Allah Swt. yaitu dimasukkan kedalam neraka.
b. Orang munafik
kalau di akhirat akan dipisahkan dari orang beriman.
c. Tidak setia
dengan orang mukmin.
d. Malas
melaksanakan salat.
e. Orang lain akan
membenci dan menjauhinya.
5. Cara menghindari dari sifat munafik adalah:
a. Senantiasa
menjaga lisan.
b. Memperbaiki
setiap keburukan dengan berbuat baik kepada orang lain.
c. Menjalin
silaturrahmi sesama teman.
d. Meneladani
sikap Nabi Muhammad Saw.
e. Mengingat bahwa
Allah Maha Melihat, Mendengar, Mengetahui dan Mengawasi kita.
f. Berusaha
mendekatkan diri kepada Allah Swt.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar