Rangkuman AlQur'an Hadits

RANGKUMAN ALQUR'AN HADITS  KELAS 4, 5, 6


1.  Surat Al-Adiyat
وَالْعَادِيَاتِ ضَبْحاً ﴿١﴾ فَالْمُورِيَاتِ قَدْحاً ﴿٢﴾ فَالْمُغِيرَاتِ صُبْحاً ﴿٣﴾ فَأَثَرْنَ بِهِ نَقْعاً ﴿٤﴾ فَوَسَطْنَ بِهِ جَمْعاً ﴿٥﴾
 إِنَّ الْإِنسَانَ لِرَبِّهِ لَكَنُودٌ ﴿٦﴾ وَإِنَّهُ عَلَى ذَلِكَ لَشَهِيدٌ ﴿٧﴾ وَإِنَّهُ لِحُبِّ الْخَيْرِ لَشَدِيدٌ ﴿٨﴾
 أَفَلَا يَعْلَمُ إِذَا بُعْثِرَ مَا فِي الْقُبُورِ ﴿٩﴾ وَحُصِّلَ مَا فِي الصُّدُورِ ﴿١٠﴾ إِنَّ رَبَّهُم بِهِمْ يَوْمَئِذٍ لَّخَبِيرٌ ﴿١١﴾
Terjemah
01. Demi kuda perang yang berlari kencang dengan terengah-engah,
02. dan kuda yang mencetuskan api dengan pukulan (kuku kakinya),
03. dan kuda yang menyerang dengan tiba-tiba di waktu pagi,
04. maka ia menerbangkan debu,
05. dan menyerbu ke tengah-tengah kumpulan musuh,
06. sesungguhnya manusia itu sangat ingkar tidak berterima kasih kepada Tuhannya,
07. dan sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri) keingkarannya,
08. dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta.
09. Maka apakah dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur,
10. dan dilahirkan apa yang ada di dalam dada,
11. sesungguhnya Tuhan mereka pada hari itu Maha Mengetahui keadaan mereka.

2.  Surat Al – Insyirah

أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ ﴿١﴾ وَوَضَعْنَا عَنكَ وِزْرَكَ ﴿٢﴾ الَّذِي أَنقَضَ ظَهْرَكَ ﴿٣﴾ وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَ ﴿٤﴾
 فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْراً ﴿٥﴾  إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْراً ﴿٦﴾ فَإِذَا فَرَغْتَ فَانصَبْ ﴿٧﴾ وَإِلَى رَبِّكَ فَارْغَبْ ﴿٨﴾
Terjemah
1.      Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?,
2.      Dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu,
3.      yang memberatkan punggungmu?
4.      Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu.
5.      Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,
6.      sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
7.      Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh                    (urusan) yang lain,
8.      dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.

3.  Surat An-Nashr
إِذَا جَاء نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ ﴿١﴾ وَرَأَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُونَ فِي دِينِ اللَّهِ أَفْوَاجاً ﴿٢﴾
فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ إِنَّهُ كَانَ تَوَّاباً ﴿٣﴾
Terjemah
1.  Apabila Telah datang pertolongan Allah dan kemenangan,
2.  Dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong,
3. Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya dia adalah Maha Penerima taubat.

4.  Surat al-Kautsar
إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ ﴿١﴾ فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ ﴿٢﴾ إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْأَبْتَرُ ﴿٣﴾
Terjemah
1.  Sesungguhnya kami Telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak.
2.  Maka Dirikanlah shalat Karena Tuhanmu; dan berkorbanlah
3.  Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus

5.  Surat Al-Lahab
تَبَّتْ يَدَا أَبِي لَهَبٍ وَتَبَّ ﴿١﴾ مَا أَغْنَى عَنْهُ مَالُهُ وَمَا كَسَبَ ﴿٢﴾ سَيَصْلَى نَاراً ذَاتَ لَهَبٍ ﴿٣﴾
 وَامْرَأَتُهُ حَمَّالَةَ الْحَطَبِ ﴿٤﴾ فِي جِيدِهَا حَبْلٌ مِّن مَّسَدٍ ﴿٥﴾
Terjemah
1.  Binasalah kedua tangan abu Lahab dan Sesungguhnya dia akan binasa
2.  Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan.
3.  Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak.
4.  Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar
5.  Yang di lehernya ada tali dari sabut.

6.  Idgham Bighunnah
     Apabila ada nun mati atau tanwin bertemu   و \ م \ ن \ ي

7.  Ikhfa’
     Apabila ada nun mati atau tanwin bertemu        ت  \  ث  \  ج  \  د  \  ذ  \  ز  \  س  \  ش  \  ف  \  ق  \  ك 
 
8.  Surat Al-Kafirun
قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ ﴿١﴾ لَا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ ﴿٢﴾ وَلَا أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ ﴿٣﴾
وَلَا أَنَا عَابِدٌ مَّا عَبَدتُّمْ ﴿٤﴾ وَلَا أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ ﴿٥﴾ لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ ﴿٦﴾
Terjemah
1.  Katakanlah: "Hai orang-orang kafir,
2.  Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.
3.  Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang Aku sembah.
4.  Dan Aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,
5.  Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang Aku sembah.
6.  Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku."

9. Surat Al-Ma’un
أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ ﴿١﴾ فَذَلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ ﴿٢﴾ وَلَا يَحُضُّ عَلَى طَعَامِ الْمِسْكِينِ ﴿٣﴾
فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّينَ ﴿٤﴾ الَّذِينَ هُمْ عَن صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ ﴿٥﴾ الَّذِينَ هُمْ يُرَاؤُونَ ﴿٦﴾ وَيَمْنَعُونَ الْمَاعُونَ ﴿٧﴾
Terjemah
01. Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?
02. Itulah orang yang menghardik anak yatim,
03. dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.
04. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat,
05. (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya,
06. orang-orang yang berbuat riya.
07. dan  enggan (menolong dengan) barang berguna.

10. Surat At-Takatsur
أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ ﴿١﴾ حَتَّى زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ ﴿٢﴾ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ ﴿٣﴾ ثُمَّ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ ﴿٤﴾
كَلَّا لَوْ تَعْلَمُونَ عِلْمَ الْيَقِينِ ﴿٥﴾ لَتَرَوُنَّ الْجَحِيمَ ﴿٦﴾ ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيْنَ الْيَقِينِ ﴿٧﴾ ثُمَّ لَتُسْأَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيمِ ﴿٨﴾
Terjemah
1.  Bermegah-megahan Telah melalaikan kamu[1598],
2.  Sampai kamu masuk ke dalam kubur.
3.  Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu),
4.  Dan janganlah begitu, kelak kamu akan Mengetahui.
5.  Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin,
6.  Niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim,
7.  Dan Sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan 'ainul yaqin[1599].
8.  Kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu).

[1598]  Maksudnya: Bermegah-megahan dalam soal banyak harta, anak, pengikut, kemuliaan, dan seumpamanya Telah melalaikan kamu dari ketaatan.
[1599]  'Ainul yaqin artinya melihat dengan mata kepala sendiri sehingga menimbulkan keyakinan yang kuat.

11. Surat Al-Alaq
اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ ﴿١﴾ خَلَقَ الْإِنسَانَ مِنْ عَلَقٍ ﴿٢﴾ اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ ﴿٣﴾ الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ ﴿٤﴾
عَلَّمَ الْإِنسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ ﴿٥﴾ كَلَّا إِنَّ الْإِنسَانَ لَيَطْغَى ﴿٦﴾ أَن رَّآهُ اسْتَغْنَى ﴿٧﴾ إِنَّ إِلَى رَبِّكَ الرُّجْعَى ﴿٨﴾
أَرَأَيْتَ الَّذِي يَنْهَى ﴿٩﴾ عَبْداً إِذَا صَلَّى ﴿١٠﴾ أَرَأَيْتَ إِن كَانَ عَلَى الْهُدَى ﴿١١﴾ أَوْ أَمَرَ بِالتَّقْوَى ﴿١٢﴾
أَرَأَيْتَ إِن كَذَّبَ وَتَوَلَّى ﴿١٣﴾ أَلَمْ يَعْلَمْ بِأَنَّ اللَّهَ يَرَى ﴿١٤﴾ كَلَّا لَئِن لَّمْ يَنتَهِ لَنَسْفَعاً بِالنَّاصِيَةِ ﴿١٥﴾
نَاصِيَةٍ كَاذِبَةٍ خَاطِئَةٍ ﴿١٦﴾ فَلْيَدْعُ نَادِيَه ﴿١٧﴾ سَنَدْعُ الزَّبَانِيَةَ ﴿١٨﴾ كَلَّا لَا تُطِعْهُ وَاسْجُدْ وَاقْتَرِبْ ﴿١٩﴾
Terjemah
01. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,
02. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
03. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,
04. Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam.
05. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.
06. Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas,
07. karena dia melihat dirinya serba cukup.
08. Sesungguhnya hanya kepada Tuhanmulah kembali (mu).
09. Bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang,
10. seorang hamba ketika dia mengerjakan shalat,
11. bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu berada di atas kebenaran,
12. atau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah)?
13. Bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu mendustakan dan berpaling?
14. Tidakkah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat segala perbuatannya?
15. Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya,
16. (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka.
17. Maka biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya),
18. kelak Kami akan memanggil malaikat Zabaniyah,
19. sekali-kali jangan, janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Tuhan),
12.  Surat Al-Qadar
إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ ﴿١﴾ وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ ﴿٢﴾ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ ﴿٣﴾
تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ ﴿٤﴾ سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ ﴿٥﴾
Terjemah
1.  Sesungguhnya kami Telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan[1593].
2.  Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?
3.  Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.
4.  Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.
5.  Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.
[1593]  Malam kemuliaan dikenal dalam bahasa Indonesia dengan malam Lailatul Qadr yaitu suatu malam yang penuh kemuliaan, kebesaran, Karena pada malam itu permulaan Turunnya Al Quran.

13.  Surat Adh-Dhuha
وَالضُّحَى ﴿١﴾ وَاللَّيْلِ إِذَا سَجَى ﴿٢﴾ مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَى ﴿٣﴾ وَلَلْآخِرَةُ خَيْرٌ لَّكَ مِنَ الْأُولَى ﴿٤﴾
وَلَسَوْفَ يُعْطِيكَ رَبُّكَ فَتَرْضَى ﴿٥﴾ أَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيماً فَآوَى ﴿٦﴾ وَوَجَدَكَ ضَالّاً فَهَدَى ﴿٧﴾
وَوَجَدَكَ عَائِلاً فَأَغْنَى ﴿٨﴾ فَأَمَّا الْيَتِيمَ فَلَا تَقْهَرْ ﴿٩﴾ وَأَمَّا السَّائِلَ فَلَا تَنْهَرْ ﴿١٠﴾ وَأَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ ﴿١١﴾
Terjemah
1.  Demi waktu matahari sepenggalahan naik,
2.  Dan demi malam apabila Telah sunyi (gelap),
3.  Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tiada (pula) benci kepadamu
4.  Dan Sesungguhnya hari Kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang sekarang (permulaan)
5.  Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu , lalu (hati) kamu menjadi puas.
6.  Bukankah dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu dia melindungimu?
7.  Dan dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu dia memberikan petunjuk.
8.  Dan dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu dia memberikan kecukupan.
9.  Sebab itu, terhadap anak yatim janganlah kamu berlaku sewenang-wenang.
10.  Dan terhadap orang yang minta-minta, janganlah kamu menghardiknya.
11.  Dan terhadap nikmat Tuhanmu, Maka hendaklah kamu siarkan.

14.  Idghom bilaghunna
     Apabila ada nun mati atau tanwin bertemu    ر \ ل

15.  Iqlab
       Apabila ada nun mati atau tanwin bertemu ب

16.  Surat Al-Bayyinah
لَمْ يَكُنِ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَالْمُشْرِكِينَ مُنفَكِّينَ حَتَّى تَأْتِيَهُمُ الْبَيِّنَةُ ﴿١﴾
رَسُولٌ مِّنَ اللَّهِ يَتْلُو صُحُفاً مُّطَهَّرَةً ﴿٢﴾
فِيهَا كُتُبٌ قَيِّمَةٌ ﴿٣﴾
وَمَا تَفَرَّقَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ إِلَّا مِن بَعْدِ مَا جَاءتْهُمُ الْبَيِّنَةُ ﴿٤﴾
وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاء وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ وَذَلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ ﴿٥﴾
إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَالْمُشْرِكِينَ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا أُوْلَئِكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِ ﴿٦﴾
إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أُوْلَئِكَ هُمْ خَيْرُ الْبَرِيَّةِ ﴿٧﴾
جَزَاؤُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ جَنَّاتُ عَدْنٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَداً
رَّضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ ذَلِكَ لِمَنْ خَشِيَ رَبَّهُ ﴿٨﴾

      Terjemah
1.      Orang-orang kafir yakni ahli kitab dan orang-orang musyrik (mengatakan bahwa mereka) tidak akan meninggalkan (agamanya) sebelum datang kepada mereka bukti yang nyata,
2.      (yaitu) seorang Rasul dari Allah (Muhammad) yang membacakan lembaran-lembaran yang disucikan (Al Qur'an),
3.      di dalamnya terdapat (isi) kitab-kitab yang lurus.
4.      Dan tidaklah berpecah belah orang-orang yang didatangkan Al Kitab (kepada mereka) melainkan sesudah datang kepada mereka bukti yang nyata.
5.      Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan keta`atan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus.
6.      Sesungguhnya orang-orang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk.
7.      Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh mereka itu adalah sebaik-baik makhluk.
8.      Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah surga `Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka dan merekapun ridha kepadaNya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya.

17.  Mad Wajib Muttashil
      Apabila ada mad thobi’i bertemu dengan hamzah dalam satu kata

18. Hadits Tentang Niat
إنما الأعمال بالنيات , وإنما لكل امرئ ما نوى
Artinya : “Sesungguhnya amal itu tergantung pada niatnya dan setiap orang akan mendapatkan balasan sesuai dengan apa yang diniatkannya.” ( HR. Bukhori dan Muslim )

19. Hadits Tentang Silaturrahim
من احب ان يبسط له في رزقه وان ينسا له في اثره فليصل رحمه

Artinya : “Barang siapa ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia bersilaturahmi dengan keluarga.”(HR. Bukhori)

20. Hadits Tentang Menyayangi Anak Yatim
                                                                                                                                                                                                                                 ان وكافل اليتيم في الجنة هكذا واشار بالسبابة والوسطي وفرج بينهما                                                                                                    
Artinya : “ Saya dan orang yang mememlihara anak yatim dengan baik, di surga bagaikan dekatnya telunjuk jari dengan jari tengah.” (HR. Muslim)

21Hadits Tentang Takwa

ااتق الله حيثما كنت واتبع السيئة الحسنة تمحها وخالق الناس بخلق حسن

Artinya : “Bertakwalah kepada Allah di manapun kamu berada dan ikutilah keburukan itu dengan berbuat baik, niscaya menghapuskannya dan bergaullah kepada manusia dengan akhlak yang baik.” (HR. Turmudzi)

22.  Hadits Tentang Ciri-ciri Munafik

اية المنافق ثلاث اذا حدث كذب واذ وعد اخلف واذا اؤتمن خان

Artinya : “ Tanda-tanda orang munafik itu ada tiga : apabila berkata selalu berbohong, apabila berjanji selalu tidak ditepati, dan apabila dipercaya selalu khianati.” (HR. Bukhori dan Muslaim)

23.  Hadits Tentang Keutamaan Memberi

االيد العليا خير من اليدالسفلي فاليد العليا هي المنفقة واليد السفلي هي السائلة

Artinya : “ Tangan di atas itu lebih baik daripada tangan di bawah. Tangan yang di atas adalah yang memberi dan tangan di bawah adalah yang meminta-minta.” ( HR. Bukhori dan Muslim )

24Keutamaan Orang Yang Suka Memberi
       1. diberi pahala oleh Allah di akhirat
       2. rezki akan bertambah
       3. diampuni dosa-dosanya
       4. disenangi orang lain

25.  Hadits Tentang Amal Shaleh

اذا مات ابن ادم انقطع عمله الا من ثلاث صدقة جارية او علم ينتفع به او ولد صالح يدعو له

      Artinya :
“ Apabila anak Adam mati maka terputuslah semua amalnya kecuali tiga perkara yaitu : sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak sholeh yang mendo’akan kedua orang tuanya.”
( HR. Muslim )

26.  Prilaku Anak Shaleh
1. Beriman dan bertakwa kepada Allah
2. Hormat dan Patuh kepada orang tua
3. Selalu mendoakan kedua orang tua
4. Selalu berbuat baik kepada orang lain

27.  Contoh  Shodaqoh Jariyah
      Mewakafkan tanah, Membantu membangun masjid, madrasah, mushollah, dll.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar