Kisah Teladan (Istighfar)

Materi Akidah kelas 6
Kisah Teladan terkait bab istighfar

KISAH IMAM AHMAD DAN PENJUAL ROTI


Imam Ahmad bin Hanbal ra (murid Imam Syafi'i) dikenal juga sebagai Imam Hanbali. dimasa akhir hidup beliau bercerita, "satu waktu ketika beliau sudah usia tua, tidak tau kenapa ia ingin sekali menuju ke salah satu kota di Irak," Padahal tidak ada janji sama orang dan tidak ada hajat. Akhirnya Imam Ahmad pergi sendiri menuju ke kota Bashrah.

 Saat tiba dibashrah waktu Isya', imam ahmad ikut shalat berjamaah isya di masjid, hati imam ahmad merasa tenang, kemudian imam ahmad ingin beristirahat, Begitu selesai shalat dan jamaah bubar, imam Ahmad tidur di masjid, tiba-tiba marbot (pengurus) masjid datang menemui imam Ahmad sambil bertanya

"kenapa syaikh, mau ngapain disini?".

Marbot tidak tau kalau beliau adalah Imam Ahmad. Dan Imam Ahmad pun tidak memperkenalkan siapa dirinya. Di Irak, semua orang kenal siapa imam Ahmad, seorang ulama besar dan ahli hadis, sejuta hadis dihafalnya, sangat shalih dan zuhud. Zaman itu tidak ada foto sehingga orang tidak tahu wajahnya, cuma namanya sudah terkenal.

"saya ingin istirahat, saya musafir". Jawab imam ahmad

"tidak boleh, tidak boleh tidur di masjid." bentak marbot dengan suara lantang.

lalu imam ahmad didorong-dorong oleh marbot itu dan disuruh keluar dari masjid, Setelah keluar masjid, maka dikuncilah pintu masjid oleh si marbot.

 Namun imam ahmad masih tidak pergi dari masjid, dia sadar di bashrah ia tak punya tempat tujuan untuk bersinggah. Lalu imam ahmad tidur di teras masjid. Ketika sudah berbaring di teras masjid marbotnya datang lagi, marah-marah kepada Imam Ahmad.

"Mau ngapain lagi syaikh?" Kata marbot.

"Mau tidur, saya musafir" kata imam Ahmad.

Lalu marbot berkata, "di dalam masjid tidak boleh, di teras masjid juga tidak boleh".

untuk kedua kalinya imam Ahmad diusir. Imam Ahmad didorong-dorong sampai dijalanan.

 Di samping masjid ada penjual roti (rumah kecil sekaligus untuk membuat dan menjual roti). Penjual roti ini sedang membuat adonan, sambil melihat kejadian imam Ahmad didorong-dorong oleh marbot tadi. Saat imam Ahmad sampai di jalanan, penjual roti itu memanggil dari jauh

"mari syaikh, anda boleh nginap di tempat saya, saya punya tempat, meskipun kecil".

tanpa berfikir panjang imam ahmad menyetujuinya dan berkata "baik".

Imam Ahmad masuk ke rumahnya, duduk dibelakang penjual roti yang sedang membuat roti. imam ahmad tidak memperkenalkan siapa dirinya, hanya bilang sebagai seorang musafir. Penjual roti ini punya perilaku tersendiri, ketika imam ahmad mengajaknya bicara dijawabnya, Kalau imam ahmad tidak bicara dia hanya diam dan terus membuat adonan roti sambil melafalkan istighfar, "Astaghfirullah".

Saat meletakkan garam astaghfirullah, memecahkan telur astaghfirullah, mencampur gandum astaghfirullah. Selalu mengucap istighfar.

 Imam Ahmad memperhatikan terus. karena penasaran dengan kebiasaan si tukang roti, imam Ahmad pun bertanya

"sudah berapa lama kamu lakukan ini (membaca istighfar)?".

"sudah lama sekali syaikh, saya menjual roti sudah 30 tahun, jadi semenjak itu saya lakukan. saya selalu membaca istighfar dalam semua aktifitas saya". jawab si penjual roti

Imam Ahmad bertanya lagi "apa hasil dari perbuatanmu ini?"

"tidak ada hajat(keinginan) yang saya minta , karena semuanya pasti dikabulkan Allah. semua yang saya minta kepada Allah. langsung dikabulkan".

 lalu imam ahmad terdiam sambil teringat hadis nabi "siapa yang menjaga istighfar, maka Allah akan menjadikan jalan keluar baginya dari semua masalah dan Allah akan berikan rizki dari jalan yang tidak disangka-sangkanya).

 Lalu penjual roti itu melanjutkan "semua dikabulkan Allah kecuali satu, masih satu yang belum Allah kabulkan untuk saya".

karena penasaran imam Ahmad kemudian bertanya

"apa itu?".

"saya minta kepada Allah supaya dipertemukan dengan imam Ahmad". jawab si penjual roti dengan wajah sedikit murung.

seketika itu juga imam Ahmad bertakbir,

"Allahuakbar, Allah telah mendatangkan saya jauh dari Bagdad pergi ke Bashrah dan bahkan sampai didorong-dorong oleh marbot masjid itu sampai ke jalanan karena istighfarmu"..(penjual roti terperanjat, memuji Allah, ternyata yang di depannya adalah Imam Ahmad).

 Sumber : manakib imam Ahmad


TUGAS!

Setelah kalian membaca "Kisah imam ahmad dan penjual roti". Coba diskusikan dengan orang tua atau saudara yang menemani kalian belajar, tantang hikmah, pelajaran, dan tauladan yang bisa kalian ambil dari kisah tersebut yang berhubungan dengan istighfar (materi pada hari ini).

Lalu catat hasil diskusi kalian di buku Akidah akhlak!

Catatan difoto dan dikirim ke WA bu Zuro


Tidak ada komentar:

Posting Komentar