Materi Qurdis

MATERI UMBK  ALQUR'AN HADITS


MATERI UAMBN AL QURAN HADITS MI
TAPEL 2019/2020
1.      MEMAHAMI ARTI DAN ISI KANDUNGAN Q.S. AN-NASR (110) DAN AL-KAUTSAR (108)
https://adhy0687.files.wordpress.com/2010/05/al-kautsar.jpg?w=748https://adhy0687.files.wordpress.com/2010/05/al-nashr.jpg?w=748



























2.      MENGENAL Q.S. AL-'ADIYAT   Q.S. AL-'ADIYAT ((100)
https://sacadiraksa.files.wordpress.com/2011/04/al-adiyat-1.jpg?w=614

https://sacadiraksa.files.wordpress.com/2011/04/al-qoriah-21.jpg?w=614


3.      MEMAHAMI HUKUM BACAAN IZHAR DAN IKHFA'

Izhar
    Menurut bahasa, izhar artinya jelas atau tegas. Sementara itu, menurut  istilah ialah apabila nun sukun atau tanwin bertemu dengan salah satu huruf  halqi maka hukum bacaannya adalah jelas atau tegas. Izhar halqi berarti suara nun sukun atau tanwin tersebut nyata atau jelas  tanpa ada suara dengung.  Huruf-huruf izhar disebut juga huruf halqiyah karena huruf-huruf dalam  tenggorokan. Izhar berjumlah enam huruf dan tempat bacaannya terbagi tiga.
Contoh nun sukun dan tanwin bertemu dengan huruf halqi yang enam, yaitu: (ء , ه , ح , خ , ع , غ)

Ikhfa
ikhfa secara bahasa berarti menutupi atau menyamarkan. Sementara itu, secara istilah ialah menyamarkan nun sukun atau tanwin karena timbul suara dengung apabila bertemu dengan huruf ikhfa yang lima belas.
Huruf ikhfa yang lima belas, yaitu : (ت, ث, ج, د, ذ, ز, س, ش, ص,ض, ط, ظ, ف, ق, ك)
Nun sukun atau tanwin bertemu dengan salah satu huruf ikhfa yang lima belas. Hukum bacaan ikhfa terbagi menjadi tiga kelompok, yaitu: ikhfa kubra atau ikhfa aqrab, ikhfa sugra atau ikhfa ab’ad, dan ikhfa wusta atau ikhfa ausat.

4.      MEMAHAMI HADITS TENTANG NIAT RIWAYAT AL BUKHARI DARI UMAR BIN KHATTAB
Isi Kandungan tentang Niat
Dari Amirul mukminin Abu Hafs Umar  bin khohthab ra,dia berkata,''Saya telah  mendengar Rasulullah saw bersabda,Sesungguhnya amal-amal itu hanya ( di beri balasan sesuai )dengan niatnya. Dan,Sesungguhnya setiap orang hanya memperoleh balasan dari apa yang dia  niatkan .Barang siapa  hijrahnya kepada Allah dan Rasulnya ,maka hijrahnya kepada Allah dan Rasulnya.Dan barang siapa yang hijrahny karena dunia yang ingin dia peroleh ,atau karena wanita yang ingin dia nikahi,maka hijrahnya kepada tujuan hijrahnya itu.

Pelajaran yang terkandung dalam hadits
1.       Niat adalah syarat di terima atau tidaknya suatu amal perbuatan ,dan amal ibadah apa pun hanya mendatangkan pahala jika didasari niat karena Allah Ta'ala
2.       Waktu pelaksanaan niat  ialah pada saat dimulainya ibadah,dan tempatnya dalam hati.
3.       Ikhlas  dan menunaikan niat semata-mata karena Allah Ta'ala itu dituntut pada semua amal saleh dan ibadah
4.       Seorang muk'min akan di beri pahala atas amalnya berdasarkan kadar niatnya
5.       Semua perbuatan yang bermanfaat dan mubah,jika di iringi niat mencari ridho Allah,maka bisa bernilai ibadah yang berpahala.
6.       Yang membedakan antara ibadah dan perbuatan biasa adalah  niat ketika melakukannya.
7.       Hadits tersebut menunjukan bahwa niat merupakan bagian dari iman ,karena niat itu pekerjaan hati,sedang iman menurut pemahaman Ahli Sunnah Wal jamaah adalah membenarkan dalam hati,di ucapkan dengan lisan dan di amalkan dengan perbuata.

5.    MEMAHAMI ARTI DAN ISI KANDUNGAN HADIS TENTANG TAKWA RIWAYAT AT-TIRMIZI DARI ABU ZAR
Kandungan Hadits Hadits Rasulullah saw. tentang taqwa mengajarkan kepada kita agar selalu mewujudkanketaqwaan kepada Allah swt. disetiap tempat dan waktu. Taqwa berarti takut, dalam arti menjalankan perintah Allah swt. dan menjauhi larangan-larangan-Nya. Taqwa sebagai sarana untuk mencapai kebahagiaan dunia akhirat, sebagai wasilah untuk mencapai kebaikan jasmaniah dan ruhaniah, mulia di sisi Allah swt., dan keburukan kita akan terhapus oleh perilaku yang baik.
Diantara faidah bagi orang yang bertaqwa kepada Allah adalah :
1.       Dijauhkan dari api neraka
2.       Dijauhkan dari kesusahan dan kesempitan
3.       Dilimpahkan rizkinya dari jalan yang tidak disangka-sangka
4.       Dimudahkan segala urusannya
5.       Dilebur segala kesalahnnya
6.       Dijanjikan masuk surga

6.      MEMAHAMI ARTI DAN ISI KANDUNGAN Q.S. AL-LAHAB
Isi Kandungan Surat Al-Lahab 

Surat Al lahab terdiri atas 5 ayat, merupakan surat yang ke 111 dan termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan setelah surat Al Fath. Dinamakan “ Al Lahab” karena diambil dari kata “ Lahab” yang terdapat pada ayat ketiga yang artinya “ gejolak api”. Surat ini juga dinaman “ Al Masad”
Pokok-pokok isi kandungan surat yaitu cerita Abu Lahab dan istrinya yang menentang Rasulullah SAW. Keduanya akan celaka dan akan masuk kedalam Neraka. Harta Abu Lahab, tak berguna untuk keselamatannya demikin pula segala usaha-usahnya.

https://ddsoehardi.files.wordpress.com/2017/09/q-s-al-lahab.jpg?w=710&h=495



7.      MENGENAL Q.S. AL- INSYIRAH (94)

Q.S. Al-Insyirah 1-8
1
Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?
أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ (١)
2
dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu
وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَ (٢)
3
yang memberatkan punggungmu
الَّذِي أَنْقَضَ ظَهْرَكَ (٣)
4
Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu
وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَ (٤)
5
Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan
فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (٥)
6
sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (٦)
7
Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain
فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ (٧)
8
dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap
وَإِلَى رَبِّكَ فَارْغَبْ (٨)


Kandungan Q.S Al-Insyirah Ayat 1-8 - Surat al- Insyirah terdiri dari 8 ayat dan tergolong surah Makkiyah. Surah al-Insyirah ini merupakan tasliyah ( penghibur ) bagi Nabi Muhammad saw.
Adapun isi kandungannya sebagai berikut:
Ayat 1, Allah menyatakan kepada nabi Muhammad SAW, dengan peryataan bahwa sesungguhnya Kami telah melapangkan  dadamu dan Kami memberikan cahaya sehingga dadamu menjadi lapang dan luas.

Ayat 2-3, Allah telah meringankan beban nabi Muhammad, maksud beban di sini ialah kesusahan-kesusahan yang diderita nabi Muhammad saw
dalam menyampaikan risalah.

Ayat 4, Allah memberikan penghargaan kepada nabi Muhammad atas kesabarannya dalam melaksanakan risalah dakwah.

Ayat 5-6, Allah menyatakan bahwa disetiap kesulitan akan datang kemudahan. Allah menyampaikan hal tersebut untuk memberi motivasi kepada nabi muhammad dan hamba- hamba-Nya bahwa tidak ada kesulitan yang tidak teratasi selama manusia memiliki semangat untuk keluar dari kesulitan dan selalu bertawakkal kepada Allah.

Ayat 7, Allah mengingatkan kepada nabi Muhammad dan umatnya agar tidak cepat puas dengan hasil usahanya dan mengingatkan apabila telah menyelesaikan suatu urusan maka segeralah untuk menyelesaikan urusan yang lain.

Ayat 8, Allah mengingatkan kepada nabi Muhammad dan umatnya agar senantiasa bersandar dan mohon pertolongan hanya kepada Allah. Jika tidak berarti orang tersebut disebut dengan kafir

8.      MEMAHAMI BACAAN IDGAM BIGUNNAH DAN IDGAM BILAGUNNAH
Idgham secara bahasa berarti meleburkan atau memasukan, dalam hukum nun mati, idham berarti meleburkan nun mati/tanwin,jadi cara membaca Idgham Bighunnah adalah menggabungkan bunyi nun sukun atau tanwin ke huruf Idgham dengan didengungkan selama satu alif.
Huruf idgham ada 6 yakni :  Ya', Ra', Mim, Lam, Waw and Nun,
Pembahasan Pertama :  Idgham Bigunnah
Ghunah berarti dengung, Idgham bighunnah adalah meleburkan nun mati atau tanwin di sertai dengan dengung, Terjadi jika nun mati/tanwin bertemu dengan huruf idgham bigunnah yakni : ي   ن   م    و
contoh-idgham-bigunnah
Pembahasan Kedua:  Idgham Bilagunnah

Idgham Bilaghunnah yaitu memasukan/meleburkan nun mati dan tanwin (idgham) tanpa di sertai dengan dengung. Terjadi jika nun mati/tanwin bertemu dengan huruf idgham bilagunnah yakni :

Huruf Idgham Bilagunnah lam dan ra
Contoh Idgham Bilaghunnah:
contoh-idgham-bilagunnah
Pengertian Iqlab
Iqlab ( إقلاب ) Secara harfiah mempunyai arti menggantikan (mengubah) sesuatu dari bentuk aslinya. Iqlab adalah salah satu dari beberapa hukum tajwid dalam bacaan Al-Qur'an, Hukum Iqlab terjadi apabila huruf Nun Sukun/nun mati ( نْ ) ataupun juga  tanwin ( ــًــ, ــٍــ, ــٌــ )  bertemu dengan huruf iqlab yaitu Ba ( ب ) .

Cara Membaca Hukum Iqlab
Untuk Cara membaca Iqlab yaitu dengan cara menggantikan / mengubah bunyi huruf  
نْ  (nun mati) ataupun tanwin  ــًــ, ــٍــ, ــٌــ  menjadi bunyi huruf mim sukun  (  مْ ), oleh sebab itu ketika nun mati ( نْ ) ataupun tanwin bila bertemu dengan huruf ba (ب ) maka bibir atas dan juga bibir bawah keduanya menempel lalu diiringi dengan dengungan kurang lebih sekitar 2 harakat.

Hukum Iqlab di dalam Al-Quran biasanya telah ditandai dengan beradanya huruf mim kecil (
م ) dan huruf mim tersebut  biasanya diletakkan di antara huruf nun mati ( نْ ) atau tanwin (  ــًــ, ــٍــ, ــٌــ  ) dengan huruf ba ( ب ).

Contoh bacaan Iqlab

1.        يُنْبِتُ  » dibaca Yum_mbitu
2.        جَزَاءًبِمَا » dibaca Jazaa 'am_mbimaa
3.        اَنْبَتَكُمْ  » dibaca Am_mbatakum
4.        عَوَانٌنْ بَيْنَ  » dibaca 'awaanum_mbaina

9.      MEMAHAMI ARTI DAN ISI KANDUNGAN HADIS TENTANG SILATURRAHIM RIWAYAT BUKHARI MUSLIM DARI ANAS
Hadits Tentang Keutamaan Menjalin Silaturrahim
Artinya;
Dari Anas bin Malik ra berkata: bahwa Rasulullah Saw. bersabda: ”Bagi siapa yang ingin dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menjalin hubungan silaturrahim.” (HR. Muttafaq Alaih)
Kandungan isi hadits:
Silaturahim merupakan sarana untuk memperoleh ridho dan pahala dari sisi Allah, sakaligus sebagai media untuk mendapatkan kelapangan rizki di dunia. Hadits Rasulullah Saw. menasihati kita, bahwa siapa yang ingin dilapangkan rizkinya oleh Allah dan dipanjangkan umurnya, maka . hendaklah ia mempererat jalinan silaturahim dengan saudara-saudaranya dengan cara berbuat baik, menyayangi dan tidak memutuskan persaudaraan dengan mereka. lni semua adalah dinilai sebagai shadaqah oleh Allah swt.
10.  MEMAHAMI ARTI DAN ISI KANDUNGAN Q.S. AL- KAFIRUN (109),  AL-MA'UN (107), DAN AT-TAKASUR (102)
Ciri-ciri orang yang mendustakan agama menurut surat al maun
·         menghardik anak yatim.
·         tidak mendorong memberi makan orang miskin.
·         orang yang lalai terhadap sholatnya.
·         orang yang berbuat riya.
·         orang yang enggan memberikan bantuan.

Orang yang celaka menurut surat at takasur
·         selalu bermegah-megahan dalam hidupnya
·         selalu mengikuti hawa nafsunya

11.  MEMAHAMI HUKUM BACAAN MIM MATI (IDGAM MIMI, IKHFA' SYAFAWI,DAN IZHAR SYAFAWI)
Huruf mim yang mati apabila bertemu dengan salah satu huruf hijaiyah, maka mempunyai tiga dampak hukum yaitu:
1. Ikhfa’ Syafawi ( 
اِخْفَاءْ شَفَوِى )
2. Idgham Mitslain (
ِاِدْغَامْ مِثْلَيْن )
3. Izhar Syafawi ( 
اِظْهَارْ شَفَوِى )

A.    Bacaan Ikhfa’ Syafawi

Ikhfa’ berarti samar-samar dan syafawi berarti bibir. Jadi yang dimaksud dengan ikhfa’ syafawi adalah cara membunyikan huruf secara samar-samar antara yang terang (izhar) dan yang berdengung (idgham) sambil bibir tertutup.
Huruf Ikhfa’ syafawi hanya: 
ب
Karena itu jika ada mim bertemu ba’ maka cara membacanya adalah dibunyikan antara izhar dan idgham dengan bibir tertutup.
Contoh:
No
Contoh
Sebab
1
اِعْتَصِمْ بِاللهِ
مْ bertemu ب
2
وَهُمْ بِالْاٰخِرَةِ
مْ bertemu ب
3
دَخَلْتُمْ بِهِنَّ
مْ bertemu ب
4
تَرْمِيْهِمْ بِحِجَارَةٍ
مْ bertemu ب

B.      Bacaan Idgham Mitslain

Idgham berarti memasukkan dan mitslain adalah sama atau hurufnya sama. Karena itu idgham mitslain berarti cara membunyikan huruf dengan memasukkan huruf tertentu pada huruf sepadan di depannya. Idgham mitslain ini disebut juga dengan Idgham Mimi ( اِدْغَامْ مِيْمِى )
Adapun huruf idgham Mitslain adalah: 
م , yaitu huruf yang sama (sepadan ) dengan mim.
Contoh:
No
Contoh
Sebab
1
كَمْ مِنْ فِئَةٍ
مْ bertemu م
2
لَهُمْ مَثَلًا
مْ bertemu م
3
وَلَكُمْ مَا كَسَبْتُمْ
مْ bertemu م
4
اَفَرَاَيْتُمْ مَا تُمْنُوْنَ
مْ bertemu م

C.     Bacaan Izhar Syafawi
Izhar artinya terang dan syafawi artinya bibir. Jadi yang dimaksud dengan izhar syafawi adalah cara membunyikan huruf secara terang sambil bibir tertutup.
Huruf-huruf izhar syafawi sebanyak 26 huruf. Jadi semua huruf hijaiyah adalah huruf izhar syafawi kecuali huruf ba’ dan mim.




Maka apabila ada mim mati bertemu dengan salah satu dari kedua puluh enam huruf tersebut, harus dibaca izhar syafawi.
Contoh :
No
Contoh
Sebab
1
 اَنْعَمْتَ
 مْ bertemu ت
2
 عَلَيْهِمْ غَيْرِ
 مْ bertemu غ
3
 اَنَّهُمْ اِلٰى رَبِّهِمْ
 مْ bertemu أ
4
 وَهُمْ رَاجِعُوْنَ
 مْ bertemu ر
5
 لَهُمْ فِيْهَا
 مْ bertemu ف
6
 عَلَيْهِمْ وَلَاالضَّٓالِّيْنَ
 مْ bertemu و
7
 مَرْجِعُهُمْ ثُمَّ
 مْ bertemu ث
8
 اَمْ جَعَلُوْا لِلّهِ
 مْ bertemu ج
9
 اَمْ حَسِبْتُمْ
 مْ bertemu ح
10
 اَمْ خَلَقْنَاهُ
 مْ bertemu خ
11
 لَكُمْ دِيْنُكُمْ
 مْ bertemu د
12
 فَهُمْ ذَالِكَ
 مْ bertemu ذ
13
 لَهُمْ رِزْقٌ
 مْ bertemu ر
14
 تُمْسُوْنَ
 مْ bertemu س
15
 وَهُمْ شَاهِدُوْنَ
 مْ bertemu ش
16
 كُنْتُمْ صَادِقُوْنَ
 مْ bertemu ص
17
 عَلَيْهِمْ ضَرْبًا
 مْ bertemu ض
18
 وَلَهُمْ عَذَابٌ
 مْ bertemu ع
19
 وَعِنْدَهُمْ قَاصِرَاتُ
 مْ bertemu ق
20
 فَهُمْ لَايَرْجِعُوْنَ
 مْ bertemu لا
21
 اَلَمْ نَخْلُقْكُمْ
 مْ bertemu ن
22
 اَمْ هَلْ
 مْ bertemu ه
23
 وَاَمْطَرْنَا
 مْ bertemu ط
24
 فَاِنَّهُمْ ظَالِمْوْنَ
 مْ bertemu ظ
25
 اَمْ كُنْتُمْ
 مْ bertemu ك
26
 اَمْ يَقُوْلُوْنَ
 مْ bertemu ي

Sampai disini bab yang menjelaskan tentang Hukum bacaan mim mati.
Semoga kita dapat memahami tentang pengertian ikhfa’ syafawi, idgham mimi, izhar syafawi. Lalu mengetahui huruf-hurufnya serta cara membacanya, untuk kemudian dapat mempraktekkan dalam membaca Al Qur’an dengan benar







12.  MEMAHAMI ARTI DAN ISI KANDUNGAN HADIS TENTANG MENYAYANGI ANAK YATIM RIWAYAT BUKHARI MUSLIM DARI SAHL BIN SA'AD

عَنْ سَهْلٍ بْنِ سَعْدٍ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِي الْجَنَّةِ هَكَذَا ، وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى وَفَرَّجَ بَيْنَهُمَا شَيْئًا

Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya

Perilaku terhadap anak yatim
·         Menyantuni dan menyanyagi anak yatim
·         Tidak menghardiknya
·         Memberi makan dan minum

Makna isyarat 2 jari nabi dalam hadits tentang anak yatim
Yaitu orang yang mengurusi anak yatim ibarat ekatnya jari telunjuk dan jari tengah Rasulullah
13.  MENGHAFALKAN HADIS TENTANG MENYAYANGI ANAK YATIM RIWAYAT
14.  MEMAHAMI ARTI DAN ISI KANDUNGAN Q.S. AD-DUHA (93)
Surat Ad Dhuha termasuk dalam golongan surah Makkiyah, surat ke-93 dalam Alquran, dan terdiri dari 11 ayat. Ad-Dhuha berarti waktu matahari sepenggalahan naik. Arti itu berasal dari ayat pertama surat Ad Dhuha.
 وَٱلضُّحَىٰ wa-uā 1. Demi waktu matahari sepenggalahan naik, وَٱلَّيْلِ إِذَا سَجَىٰ wal-laili iżā sajā 2. dan demi malam apabila telah sunyi (gelap), مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَىٰ mā wadda'aka rabbuka wa mā qalā 3. Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tiada (pula) benci kepadamu. وَلَلْءَاخِرَةُ خَيْرٌ لَّكَ مِنَ ٱلْأُولَىٰ wa lal-ākhiratu khairul laka minal-lā 4. Dan sesungguhnya hari kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang sekarang (permulaan). وَلَسَوْفَ يُعْطِيكَ رَبُّكَ فَتَرْضَىٰٓ wa lasaufa yu'īka rabbuka fa tarā 5. Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, lalu (hati) kamu menjadi puas. أَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيمًا فَـَٔاوَىٰ a lam yajidka yatīman fa āwā 6. Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu? وَوَجَدَكَ ضَآلًّا فَهَدَىٰ wa wajadaka āllan fa hadā 7. Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk. وَوَجَدَكَ عَآئِلًا فَأَغْنَىٰ wa wajadaka 'ā`ilan fa agnā 8. Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan. فَأَمَّا ٱلْيَتِيمَ فَلَا تَقْهَرْ fa ammal-yatīma fa lā taq-har 9. Sebab itu, terhadap anak yatim janganlah kamu berlaku sewenang-wenang. وَأَمَّا ٱلسَّآئِلَ فَلَا تَنْهَرْ wa ammas-sā`ila fa lā tan-har 10. Dan terhadap orang yang minta-minta, janganlah kamu menghardiknya. وَأَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ wa ammā bini'mati rabbika fa addi 11. Dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendaklah kamu siarkan.
Pokok-pokok isi kandungan surat Adh Dhuhaa yaitu
a.       (1). Allah SWT sekali-kali tidak akan meninggalkan  Nabi Muhammad SAW isyarat dari Allah SWT.  Bahwa kehidupan nabi Muhammad SAW  dan Dakwahnya akan bertambah baik dan berkembang; larangan
b.       (2) Larangan menghina anak yatim dan menghardik orang yang meminta-minta dan
c.       (3) perintah menyebut –nyebut nikmat yang diberikan Allah sebagai tanda bersyukur.
15.  MEMAHAMI HUKUM BACAAN MAD GABI'R DAN MAD FAR’I (WAJIB MUTTASIL DAN JAIZ MUNFASIL)

bacaan mad ini mempunyai dua jenis. Yaitu mad thabi’i dan mad far’i (cabang-cabang dari mad thabi’i)
a.       Mad Thabi’i (مَدّ طَبِيْعِيٌّ) . Mad ini juga bisa disebut dengan mad asli. Artinya, panjang dari bacaan tersebut hanya dikarenakan adanya huruf mad tersebut. Untuk panjangnya adalah dua harakat. Contoh:  Untuk huruf wawu (و ) contohnya adalah: غَيۡرِ ٱلۡمَغۡضُوبِ  .Untuk huruf alif  (ا ) contohnya adalah:   مَا فِي السَّمَاوَاتِ . Untuk huruf ya’ (ي ) contohnya adalah : سَبِيْلِ اللّه
b.       Mad Wajib Muttashil (مَدّ وَاجِبْ مُتَّصِل ). Mad ini adalah ketika huruf mad bertemu dengan huruf hamzah, dan terletak dalam satu kalimat. Cara membaca mad ini adalah dibaca panjang dengan panjang lima harakat. Contoh:  حُنَفَآءَ, سُوْءٌ , جِيْءَ
c.       Mad Farq (مَدّ فَرْق) . mad asli yang jatuh sebelum huruf yang bertasydid. Panjang mad ini adalah tiga alif atau enam harakat. Contoh: قُلْ آللَّهُ أَذِنَ لَكُمْ , قُلۡ ءَآلذَّكَرَيْن
d.        
16.  MEMAHAMI ARTI DAN ISI KANDUNGAN HADIS TENTANG KEUTAMAAN MEMBERI
Perilaku yang sesuai menurut hadits tentang keutamaan memberi
·         senantiasa memberi kepada orang yang membutuhkan
·         selalu bekerja keras
Perilaku yang tidak sesuai menurut hadits tentang keutamaan memberi
·         meminta-minta kepada orang lain
·         selalu tergantung
17.  https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhT7fX-UNelH2unuraCe2ap2z4VoVwtvNf1e5FsXUg7Ir2CXxyUEy6nRR_LrpayJyRJ05-oebK9pgkkh5SJCsNq2UkM5ilTbTqt5CrAmkabtQncCscw1DYsPwp9mzb6p3yE1hBFY09Lkvqv/s1600/tafsir-surat-al-bayyinah-5-728.jpgMENGENAL Q.S.  AL- BAYYINAH (98)









18.  MEMAHAMI ARTI DAN ISI KANDUNGAN HADITS TENTANG AMAL SHALIH RIWAYAT MUSLIM DAN ABU HURAIRAH

Hadis tentang amal shalih

عَن ابِى هُرَيرَةَ رَضِى الله عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ الله صَلَ الله عَلَيهُ وَسَلَم اِذَا مَاتَ ابْنُادَمَ اِنْقَطَعَ عَمَلُهُ اِلَّا مِنْ ثَلَاثٍ صَدَقَتٍ جَارِيَةٍ اَوْ عِلْمٍ  يُنْتَفَعُ بِهِ  اَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُوْلَهُ (رواه مسلم)

Dari Abu Hurairah r,a berkata, Rasulullah saw. bersabda “apabila anak adam (manusia) telah meninggal dunia, maka terputuslah semua amalnya, kecuali tiga perkara yaitu sedekah jariyah, ilmu ymg bermanfaat, dan anak shalih yang mendoakan kedua orangtuanya”. (HR. Muslim) 

Surah Al-Bayyinah digolongkan sebagai surah Madaniyah. Al-Bayyinah artinya adalah Pembuktian. Surah ini terdiri dari 8 ayat dan diturunkan setelah surah At-Talaq. Adapun kandungan surah Al-Bayyinah secara umum adalah bahwa Al-Quran dan Muhammad adalah bukti yang nyata dari Allah tentang jalan lurus dalam islam.

Pokok-pokok isi kandungan surat Al Bayyinah yaitu ; pernyataan dari ahli Kitab dan orang-orang musyrik  bahwa mereka akan tetap dalam agamanya masing-masing sampai datang  nabi yang telah dijanjikan oleh Tuhan. Setelah nabi Muhammad SAW. Datang mereka terpecah belah, ada yang beriman dan ada yang tidak beriman. Pada nabi yang datang itu sifat-sifatnya sesuai dengan sifat-sifat yang mereka kenal pada kitab-kitab mereka dan membawa ajaran yang benar yaitu ikhlas dalam beribadah, mendirikan shalat, menunaikan zakat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar