Materi Aqidah

MATERI UMBK  AQIDAH AKHLAK



PELAJARAN 1 : Kalimat tayyibah La haula Wala Quwwata Illa Billahil- 'Aliyyil-'Azim (hauqalah)

Keutamaan membaca hauqalah
a.       Perbendaharaan / harta simpanan di surga
b.       Salah satu pintu surga
c.        Penghalang dari siksa neraka
d.       Salah satu tanaman surga
e.       Dapat menghapuskan dosa
f.        Merupakan ucapan orang yang berserah diri kepada Allah SWT


PELJARAN 2 : ASMAUL HUSNAH (AL ADL, AL MUKMIN, AL ADZIM)

Al – Adl (Maha Adil)
Al-‘Adl artinya Maha Adil. Al-‘Adl bearasal dari kata ‘adala yang berarti lurus dan sama. Keadillan Allah SWT bersifat mutlak, tidak dipengaruhi oleh apapun dan oleh siapapun. Allah Maha Adil karena Allah selalu menempatkan sesuatu pada tempat yang semestinya, sesuai dengan keadilan-Nya yang Maha Sempurna. Dia bersih dari sifat aniaya, baik dalam hukum-Nya maupun dalam perbuatan-Nya. Di antara hukum-Nya mengenai hak hamba-hamba-Nya adalah bahwa tidak ada bagi manusia itu kecuali apa yang ia usahakan, dan hasil dari segala usahanya itu akan dilihatnya. Secara normal, orang-orang yang saleh akan ditempatkan di surga yang penuh dengan kenikmatan, sedangkan orang-orang yang mengabaikan perintah Allah akan dimasukkan ke dalam neraka yang penuh dengan penderitaan.

Keadilan Allah SWT juga didasari dengan ilmu Allah SWT yang Maha Luas, sehingga tidak mungkin keputusan-Nya itu salah. Walaupun jikalau dilihat dari sudut pandang manusia hal itu rasanya kurang adil, namun bila dipahami, direnungkan, dan dihayati dengan penuh rasa iman dan takwa, maka apa yang diputuskan Allah itu merupakan keputusan yang sangat adil. Jadi, seorang yang‘adl adalah seorang yang berjalan lurus dan sikapnya selalu menggunakan ukuran yang sama, bukan ukuran yang ganda. Dari sinilah kita mengetahui bahwa orang yang adil tidak berpihak kepada salah seorang yang berselisih, dan seorang yang adil selalu berpihak kepada yang benar, karena baik yang benar maupun yang salah sama-sama harus memperoleh haknya. Maka orang yang adil akan melakukan sesuatu yang patut, tidak sewenang-wenang dan berusaha memutuskan perkara secara adil sesuai hukum yang berlaku, tidak memihak kepada siapapun dalam memutuskan suatu perkara, membenarkan yang benar, dan menyalahkan yang salah.
Al-Mu'min (Maha Aman)
  Allah mempunyai sifat al- Mu'min, artinya Maha aman, jauh dari rasa takut dan khawatir. Sedikitpun Allah tidak mempunyai rasa takut, khawatir atau cemas seperti yang dimiliki manusia.
  Jika manusia mungkin hari ini merasa aman, mungkin besok sudah merasa tidak aman, karena datangnya sebuah ancaman dari pihak musuh. Hari ini merasa tenang mungkin besok sudah berubah menjadi tidak tenang, karena terjadi berbagai musibah. Namun hal sperti ini, tidak mungkin terjadi pada Allah.
  Dunia dan se-isinya ini adalah ciptaan Allah semua makhluk bisa bergerak karena kekuasaan Allah, maka mustahil jika Allah takut pada makhluk yang diciptkan-Nya.
Sekejam dan seganas apa pun yang dilakukan makhluk-Nya, tidak akan pernah menakutkan Allah. Bahkan Allah lah yang menjaga keamanan alam semesta. Semua isi dunia ini tunduk dan takut kepada Allah swt. Firman Allah dalam Al-Qur'an yang artinya :
"Dialah Allah, tidak ada Tuhan selain Dia. Maharaja yang Mahasuci, Yang Mahasejahtera, yang menjaga keamanan, pemelihara keselamatan, Yang Maha perkasa, yang memiliki segala keagungan Mahasuci Allah dari apa yang mereka persekutukan.( Q.S. Al-Hasyr [59] 23 )
Al-Azim (Maha Agung)

  Allah memiliki sifat al-'Azim artinya Allah itu Maha Agung. Keagungan Allah bersifat mutlak sedangkan keagungan manusia adalah terbatas dan bersifat sementara.

  Sebagai contoh adalah seorang raja yang amat terkenang, dia diagungkan atau di anggap agung oleh rakyatnya. Setelah dia tidak menjadi raja, maka predikat keagungannya lambat laun akan sirna. Dan mungkin dia di anggap agung di sebuah negara, namun di anggap sebagai penjahat bagi negara lain.

Keagungan Allah itu meliputi segala hal, semua waktu, dan setiap tempat hingga manusia tak akan mampu menandinginnya. Keagungan Allah ini tidak akan pernah dipengaruhi sedikit pun oleh ulah makhluk-Nya. Seandainya saja seluruh penduduk bumi dan langit tidak mau menyembah Allah, maka hal itu tidak akan mengurangi keagungan Allah, atau sebaliknya seluruh pendudun kami dan langit tekun menyembah Allah, maka hal itu tidak menambah keagungan Allah. Dia Maha agung karena zat-Nya sendiri. Bukan karena dukungan makhluk lain. Firman Allah dalam Al-Qur'an yang artinya:
"Dan Dia Mahatinggi, Mahaagung." ( Q.S. Al-Baqarah[2] 255 )

PELAJARAN 3 : BERIMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH

Fungsi kitab-kitab Allah dalam kehiupa sehari-hari
a.       Mendapatkan petunjuk hidup
b.       Mendapatkan hikmah dan pelajaran masa lalu
c.       Mendapatkan ilmu pengetahuan
d.       Mendapatkan pengetahuan tentang hari akhir
e.       Mendapatkan cahaya dan cahaya kehidupa

PELAJARAN 4 : AKHALAK TERPUJI ( HORMAT, PATUH DAN SABAR, TABAH)

Perilaku hormat dalam kehidupan sehari-hari
a.       Patuh dan taat bila dinasehati
b.       Rajin salat dan belajar
c.       Membantu pekerjaan orang tua sesuai kemampuan
d.       Mendoakan kedua orang tua
e.       Tidak menyakiti hatinya
f.        Bersikap dan bertutur kata yang sopan dan lemah lembut

Perilaku sabar dan tabah dalam menghadapi coba
Bersabarlah atas cobaan, ujian, dan musibah yang menimpanya. Memiliki keyakinan bahwa Allah tidak akan menguji hambaNya di luar batas kemampuan dari hambaNya. Apabila mendapatkan cobaan, makan bersabar dan ikhlas dengan apa yang menimpanya tersebut. Karena sesungguhnya Allah SWT bersama dengan orang-orang sabar. Semakin besar cobaan yang diterima niscaya semakin dekat pula datangnya kemenangan.

PELAJARN 5 : AKHLAK TERCELA (PESIMIS,KIKIR DAN SERAKAH)

Cara menghindari sikap pesimis
a.       Membangun sifat optimis dalam diri kita.
b.       Jangan mudah putus asa.
c.       Berdo'a kepada Allah SWT agar diberi petunjuk.
d.       Menyadari bahwa setiap orang mempunyai kekurangan dan kelebihan.

Cara menghindari sikap kikir dan serakah
  1. Mengingat-ingat bahwa harta yang kita miliki adalah merupakan titipan Allah.
  2. Mengingat akibat buruk yang timbul dari sifat kikir, misalnya mendapatkan kesukaran dari Allah dan dijauhi teman.
  3. Membiasakan diri memberi kepada orang lain walaupun sedikit.
  4. Mengingat pahala yang didapat apabila kita bersifat dermawan,
  5. Melihat kehidupan orang miskin yang hidupnya serba kekurangan, serta tempat tinggalnya juga ada yang berpindah pindah. Oleh karena itu kita harus bersyukur atas karunia yang telah dilimpahka oleh Allah.
  6. Sadar bahwa harta benda tidak akan kekal dan dibawa mati.

PELAJARAN 6 : KALIMAT THAYIBAH ASTAGFIRULLAHALADZIM

Waktu yang tepat mengucapkan istighfar
a.       Setelah berbuat dosa
b.       Setelah mengerjakan ketaatan
c.       Pada setiap dzikir harian
d.       Diakhir malam
e.       Ketika terjadi gerhana
f.        Ketika sholat malam
g.       Ketika terjadi keadaan genting

PELAJARAN 7 : ASMAUL HUSNAH ( AL QAWWIY DAN AL QADIR)

Sikap yang mencerminkan asmaul husnah al qawwiy
a.       Meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah lah sumber kekuatan
b.       Memperkuat iman dan taqwa kita kepada Allah SWT
c.       Kita diperintahkan menjadi seorang mukmin yang kuat, tidak hanya kuat secara fisik tetapi kuat secara mental. Sehingga kita dapat menjaga keimanan kita kepada Allah SWT.
d.       Melatih kita untuk selalu memberi bantuan kepada orang yang lemah.

Sikap yang mecerminkan asmaul husnah al qadir
a.       Memberi maaf pada saat kita tengah berkuasa dan mampu untuk membalas
b.       Apabila pada suatu saat kita berkemampuan untuk berbuat dzalim dan curang, maka terutama sekali pada keadaan yang demikian itu, ingatlah selalu akan kekuasaan dan kemampuan Allah SWT.
c.       Seandainya Allah SWT memberikan kepada kita kekuasaan dan kemampuan, maka hendaknyalah kekuasaan dan kemampuan yang tergenggam di tangan kita itu kita pergunakan sebaik-baiknya untuk kebaikan dan kemaslahatan diri kita sendiri dan seluruh umat manusi


PELAJARAN 8 :  BERIMAN KEPADA QADA DAN QADAR

Perilaku yang mencerminkan iman kepada qada dan qadar
a.       Selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT, sebab percaya bahwa takdir Allah merupakan ketetapan yang terbaik bagi seluruh makhluk-Nya.
b.       Selalu rendah hati bahwa segala sesuatu yang terjadi itu semua berkat kehendak Allah.
c.       Selalu berjiwa optimis dan tidak putus asa saat merasakan kegagalan. Mungkin Allah akan menggantinya dengan cara lain yang lebih baik.
d.       Membiasakan diri untuk bersikap sabar dan tawakal kepada Allah SWT.
e.       Jiwa lebih tenang.

PELAJARAN 9 : AKHLAK TERPUJI (TANGGUNG JAWAB DAN PEMAAF)

Perilaku  yang mencerminkan sikap tangung jawab
  1. Menjaga kebersihan diri sendiri.
  2. Mengerjakan sesuatu dengan sendiri tanpa diminta.
  3. Selalu konsisten dalam bersikap.
  4. Tidak berbohong.
  5. Mendengarkan nasihat orang tua dan anggota yang lebih tua.
  6. Menjaga kebersihan rumah.
  7. Melaksanakan tugas piket harian

Perilaku yang mencerminkan sikap pemaaf
a.        Memberikan maaf dengan ikhlas kepada orang yang meminta maaf
b.        Meminta maaf atas kesalahan yang diperbua
c.        Tidak memendam rasa benci dan perasaan dendam kepada orang lai


PELAJARAN 10 : AKHLAK TERCELA (MARAH)

Cara menghindari sikap marah
  1. Berwudhu.
  2. Perbanyak dzikir dan mohon perlindungan Allah SWT.
  3. Lakukan sholat sunnah.
  4. Mengambil posisi lebih rendah (menjadi duduk)
  5. Diam dan jaga ucapan.
  6. Bacalah keutamaan hadist menahan amarah.
  7. Berdoa.




PELAJARAN 11 : ASMAUL HUSNAH ( AL-GAFUR/ AL-AFUWWU/AS- SABUR/AL-HALIM )

sifat al-Gafur
 Allah bersifat Maha pengampun terhadap semua hambaNya. Allah Swt. tidak memiliki sifat dendam kepada hambaNya. Termasuk kepada seorang hamba yang suka berbuat dosa besar kalau mau memohon ampun kepada Allah, Allah bersifat terbuka dan pasti mengampuni. Ini sangat berbeda dengan manusia yang masih memiliki sifat dendam terhadap kesalahan seseorang.

Di dalam ajaran Islam, umat Islam dilarang bersifat pendendam. Sebaliknya harus bersifat pemaaf karena Allah saja yang Maha Berkuasa bersifat pengampun terhadap hamba-Nya. Sehingga manusia harus meniru sifat al- Gafur Allah Swt.

Sifat pemaaf ini harus dimiliki oleh setiap manusia karena tidak ada seorangpun manusia yang pernah terbebas dari kesalahan dan dosa. Sehingga apabila ada teman atau siapapun yang berbuat salah kita harus memaafkandengan segera. Dan tidak boleh memberi maaf menunggu sampai hari
lebaran Idul Fitri

sifat Al-Afuww
 Al-Afuww artinya Allah Maha Pemaaf. Allah memberi maaf kepada hamba-hamba Nya yang berdosa.

Allah Swt. bersifat Al-Afuww artinya Allah Maha menghapuskan dosa dan memaafkan perbuatan maksiat.

Kedua nama Allah antara al-Gafur dengan al-Afuwwu memiliki makna yang hampir sama. Namun nama Allah al-Afuww memiliki makna lebih mendalam daripada al-Gafur. Karena al-Gafur yang artinya pengampunan lebih bersifat menutupi. Sedangkan al-Afuww yang berarti pemaafan, lebih bersifat menghapuskan. Allah Swt. memiliki sifat keduanya sekaligus, yakni bersifat menutupi kesalahan dan dosa juga menghapuskan kesalahan dan dosa.

sifat As-Sabur
artinya Allah Maha Sabar. Sifat As-Sabur Allah Swt. terhadap makhlukNya dapat kita lihat dalam
kehidupan sehari-hari, seperti: Allah Swt. senantiasa memberikan rezeki kepada semua hamba-Nya tanpa pilih kasih walaupun ada diantara hamba- Nya yang durhaka kepada Allah Swt. Sifat sabar Allah melebihi segala sifat sabar makhluk-Nya, seperti manusia. Karena Allah memiliki sifat Maha Sabar maka Allah memerintahkan manusia untuk memiliki sifat-sifat sabar. Sehingga Allah sangat mencintai kepada manusia yang sabra

sifat Al Halim

Kasih sayang Allah kepada hamba-Nya tidak terhingga. Bentuk kasih sayang Allah yang tidak terhingga adalah walaupun manusia sering berbuat salah Allah tetap memberikan kesempatan hidup dan bertaubat kepada-Nya. Lihatlah orang-orang yang senang berbuat jahat, misalnya:
mencuri, berjudi, minum-munuman keras dan sebagainya.

Allah memberikan rezeki kepada binatang dan tumbuhan yang kelaparan dengan tanpa pilih kasih. Semua kebutuhan hidup binatang dan tumbuhanselalu dijamin oleh Allah




PELAJARAN 12 :  AKHLAK TERCELA (MUNAFIK)

Cara menghindari sifat munafik
  1. Meningkatkan keimanan kepada Allah.
  2. Meningkatkan keikhlasan dalam beramal.
  3. Selalu berperilaku jujur dimanapun dan kapanpun beraktifitas.
  4. Menepati janji yang telah dibuat atau telah diucapkan.
  5. Selalu menjalankan amanah yang telah dibuat dan dipercayakan kepada kita.

PELAJARAN 13 : AKHLAK TERPUJI (ADAB DI TEMPAT UMUM)

Adab Di Tempat Umum

Tempat umum adalah tempat dimana banyak orang berkumpul dan melakukan aktivitas sehari-hari. Di tempat umum ada yang dikenakan biaya (membayar) ada juga yang tidak dikenakan biaya (tidak membayar). Di tempat umum, semua orang boleh memanfaatkannya sesuai kebutuhan. Karena tempat umum dimanfaatkan oleh banyak orang, maka jika kita berada di tempat umum harus tetap merawat dan menjaganya dengan baik. Diantara contoh tempat umum adalah madrasah, jalan, pasar, dan rumah sakit.

1.   Madrasah

Madrasah adalah temapat untuk belajar. Di madrasah di pelajari matapelajaran umum dan mata pelajaran agama. Namun madrasah mempunyai ciri khusus yaitu mata pelajaran agama yang dipelajari jumlahnya lebih banyak dan sifatnya lebih mendalam. Karena madrasah adalah tempat untuk belajar, maka komponen yang ada di sebuah madrasah adalah guru, pegawai, dan peserta didik.
Adapun adab ketika berada di madrasah antara lain:
a.           Menggunakan pakaian yang rapi dan sesuai. Sebagai seorang yang mencari ilmu sebaiknya saat berada di sekolahan memakai pakaian yang rapi, sesuai, dan lengkap.
b.           Membuka pintu kelas dengan pelan-pelan. Sebagai orang yang berpendidikan saat membuka pintu kelas ataupun kantor sebaiknya pelan-pelan.
c.           Menyapa Guru dan teman ketika bertemu
Apabila seoarang murid bertemu dengan temannya maka dia harus menyapanya, atau memberi salam apabila sesame muslim. Dan ketika bertemu dengan gurunya seorang murid harus hormat dan mencium tangannya.
d.           Tidak membuat gaduh di dalam kelas. Saat pelajaran jangan sampai siswa membuat gadug di dalam kelas karena akan mengganggu siswa yang lain yang sungguh-sungguh untuk mancari ilmu.
e.           Tidak menggangu atau berbuat jahil kepada teman. Sebagai teman yang baik kita boleh jahil namun jangan sampai berlebihan bahkan sampai membuat teman kita marah gara-gara perbuatan kita.
f.             Menjaga kebersihan dan peralatan sekolah. Karena kebersihan sebagaian dari iman maka kita sebagai seorang muslim diwajibkan untuk menjaga kebersihan lingkuang terutama di sekolah. Dengan cara tidak mencoret-coret peralatan sekolah seperti bangku, kursi, tembok kelas, dll
g.           Tidak membuang sampah sembarangan
a.           Kita tidak boleh membuang sampah sembarangan karena apabila kita melakukan hal tersebut sama saja dengan mengundang penyakit kedalam lingkungan sekolah. Dengan lingkungan yang kotor maka penyakit akan mudah datang. Oleh karena itu agar terhindar dari segala macam penyakit kita harus menjaga lingkungan sekolah dengan membuang sampah pada tempatnya agar sekolah menjadi bersih dan nyaman.
h.           Datang tepat waktu memiliki manfaat yang banyak salahsatunya saat kita tidak terlambat kita akan mendapatkan informasi awal dari guru sehingga ilmu yang kita dapat tidak ada yang tertinggal.
i.             Tidak mencoret-coret tembok sekolah
b.           Mencoret-coret tempat tidak boleh dilakukan karena bisa membuat pemandangan menjadi kurang indah
j.             Tidak bermusuhan dengan sesama teman
c.           Jauhilah permusuhan karena itu hanya akan menimbulkan permasalahan dan permusuhan bukanlah cerminan pribadi seoarang muslim yang baik.
k.           Berdoa sebelum dan sesudah pelajaran sangat berguna bagi kita karena dengan berdoa secara tidak langsung kita akan mendapat barokah dari pelajaran yang akan dimulai bahkan yang akan diakhiri.
d.           lManaati semua tata tertib yang ada. Sebagai siswa yang baik kita harus menaati peraturan yang ada di sekolah agar menjadi siswa yang baik dan tidak mendapat resiko yang akan menghambat pembelajaran nantinya.
e.            
2.   Adab ketika di jalan.
Jalan adalah tempat untuk lalu lintas orang atau kendaraan. Berdasarkan penggunaannya, jalan dikelompokan menjadi jalan umum, jalan khusus, dan jalan tol. Karena fungsinya adalah untuk lalulinta, maka ketika di jalan tidak boleh sembarangan. Adapun adab ketika di jalan antara lain:
a.      Bagi pejalan kaki:
1)          Berjalan pada arah sebelah kiri, bila ditepi jalan ada trotoarnya maka kita berjalan pada trotoar yang sudah disediakan
2)          Berjalan sedang-sedang saja. Dengan berjalan sedang-sedang kita tidak akan membuat teman kita tertinggal dengan kita dan jika berjalan lambat nantinya akan membuat pejalan lainnya terganggu dengan cara jalan kita.
3)          Tidak bersenda gurau dan bermain-maian di jalan. Karena jalan merupakan tempat umum yang dipakai oleh orang bayak maka sebaiknya saat berjalan jangan mengobrol dan bercanda karena akan mengganggu pejalan kaki yang lain.
4)          Pandangan tidak kemana-kemari kecuali diperlukan. Jika saat berjalan pandangan kemana-mana maka kemungkinan kita bisa tertambar, tersandung, dll. Jadi sebaiknya saat bejalan kaki kita fokus pada tujuan kita.
5)          Tidak menggunakan satu alas kaki. Alaskaki pada dasarnya ada satu pasang. Maka sebaiknya saat berjalan kaki menggunakan satu pasang jangan satu alas kaki karena jika dipandang oleh pejalan kaki lainnya tidak enak untuk dipandang.
6)          Apabila ingin menyebrang lewat zebra cross atau jembatan penyebrangan. Dengan menyembrang dengan zebra cross kita akan terhindar dari kecelakaan lalulintas karena zebra croos adalah sarana menyebrang bagi pejalan kaki.
b.     Bagi pengendara:
1)          Mematuhi aturan berkendara. Salah satu peraturaan berkendara yaitu memakai helm. Helm memiliki manfaat yang luar biasa saat berkendara karena menggunakan helm jika kita jatuh bagian kepala akan terlindungi.
2)          Mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Saat kita mematuhi lalu lintas maka kemungkinan kecil hal yang tidak diinginkan pada kita tidak akan terjadi.
3)          Menghormati pengguna jalan lain, terutama bagi pejalan kaki. Karena menggunakan montor itu cepat sampai tujuan tapi jangan seenaknya menggunakan montor. Tidak kebut-kebutan saat naik montor termasuk menghormati pejalan kaki.
4)          Pemilik kendaraan lebih berhak berada di bagian depan kendaraan karena si pemilik kebanyakan ingin mengendarai montornya sendiri agar lebih aman.
3.   Adab saat berada di pasar.
Secara sederhana pasar dapat diartikan sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual beli barang atau jasa. Dengan demikian pasar merupakan kumpulan bermacam-macam orang dengan berbagai macam kepentingan. Oleh karena itu, ketika berada di pasar kita harus dapat menjaga adab-adabnya, antara lain:
a.           Membaca doa ketika masuk pasar bertujuan agar kita selamat saat berjalan di dalam pasar.
b.           Bertutur kata yang sopan (tidak boleh berteriak-teriak)agar tidak terjadi pertikaian di dalam pasar.
c.           Bersikap jujur bagi pedagang dan pembeli. Pedagang tidak bleh menyembunyikan barang yang ada cacatnya, mengurangi timbangan, dan pembeli harus membayar sesuai kesepakatan harga
d.           Bersikap sabar ketika pasar dalam keadaan ramai. Niscaya orang sabar selalu berada di dalam jalan Allah.
4.   Adab saat berada di rumah sakit
Rumah sakit adalah tempat dimana orang sakit mencari dan menerima pelayanan kesehatan. Karena rumah sakit berisi orang-orang sakit yang membutuhkan pelayanan kesehatan, maka ketika kita berada di dalamnya harus:
a.           Menjaga ketenagan, karena rumah sakit merupakan tempat dimana orang sakit dirawat maka kita aharus menjaga ketenangan karena pasien yang sakit butuh banyak istirahat
b.           Menjaga kebersihan, rumah sakit selalu dalam keadaan bersih agar tidak ada kuman penyakit sehingga kita juga harus berupaya untuk menjaga kebersihan juga.
c.           Tidak boleh bersenda gurau atau maian-main. Karena rumah sakit di gunakan untuk orang sakit agar sembuh, sedangkan orang sakit membutuhkan istirahat yang cukup sehingga kita tidak boleh main-main.
d.           Jika ingin menjenguk pasien hendaknya sesuai jam besuk karena pada saat jam istirahat pasien diharuskan untuk istirahat dan membutuhkan ketenangan.

PELAJARAN 13 : AKHLAK TERHADAP HEWAN DAN TUMBUHAN

Akhlak terhadap Fauna (hewan)
  1. Memberi makan dan minum
  2. Menyayanginya dan berbelaskasih kepadanya
  3. Jika ingin menyembelih atau membunuhnya, maka lakukan dengan baik.

Akhlak terhadap flora (tumbuhan)
a.           Memelihara tumbuhan. Memelihara tumbuhan yaitu mengurus dan memperhatikan keberadaannya.
b.           Melestarikannya Yaitu membiarkannya tumbuh, berkembang dan menjaganya dari kepunahan
c.           Merawatnya.
d.           Menjaganya.
e.           Memanfaatkannya.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar