PELAJARAN 1 : Kalimat tayyibah La
haula Wala Quwwata Illa Billahil- 'Aliyyil-'Azim (hauqalah)
Keutamaan
membaca hauqalah
a.
Perbendaharaan / harta simpanan di
surga
b.
Salah satu pintu surga
c.
Penghalang dari siksa neraka
d.
Salah satu tanaman surga
e.
Dapat menghapuskan dosa
f.
Merupakan ucapan orang yang berserah
diri kepada Allah SWT
PELJARAN 2 : ASMAUL HUSNAH (AL ADL, AL
MUKMIN, AL ADZIM)
Al – Adl (Maha Adil)
Al-‘Adl artinya Maha Adil. Al-‘Adl bearasal
dari kata ‘adala yang berarti lurus dan sama. Keadillan Allah SWT bersifat mutlak, tidak dipengaruhi
oleh apapun dan oleh siapapun. Allah Maha Adil karena Allah selalu menempatkan
sesuatu pada tempat yang semestinya, sesuai dengan keadilan-Nya yang Maha
Sempurna. Dia bersih dari sifat aniaya, baik dalam hukum-Nya maupun dalam
perbuatan-Nya. Di antara hukum-Nya mengenai hak hamba-hamba-Nya adalah bahwa
tidak ada bagi manusia itu kecuali apa yang ia usahakan, dan hasil dari segala
usahanya itu akan dilihatnya. Secara normal, orang-orang yang saleh akan
ditempatkan di surga yang penuh dengan kenikmatan, sedangkan orang-orang yang
mengabaikan perintah Allah akan dimasukkan ke dalam neraka yang penuh dengan
penderitaan.
Keadilan
Allah SWT juga didasari dengan ilmu Allah SWT yang Maha Luas, sehingga tidak
mungkin keputusan-Nya itu salah. Walaupun jikalau dilihat dari sudut pandang
manusia hal itu rasanya kurang adil, namun bila dipahami, direnungkan, dan
dihayati dengan penuh rasa iman dan takwa, maka apa yang diputuskan Allah itu
merupakan keputusan yang sangat adil. Jadi, seorang yang‘adl adalah seorang
yang berjalan lurus dan sikapnya selalu menggunakan ukuran yang sama, bukan
ukuran yang ganda. Dari sinilah kita mengetahui bahwa orang yang adil tidak berpihak
kepada salah seorang yang berselisih, dan seorang yang adil selalu berpihak
kepada yang benar, karena baik yang benar maupun yang salah sama-sama harus
memperoleh haknya. Maka orang yang adil akan melakukan sesuatu yang patut,
tidak sewenang-wenang dan berusaha memutuskan perkara secara adil sesuai hukum
yang berlaku, tidak memihak kepada siapapun dalam memutuskan suatu perkara,
membenarkan yang benar, dan menyalahkan yang salah.
Al-Mu'min (Maha
Aman)
Allah
mempunyai sifat al- Mu'min, artinya Maha aman, jauh dari rasa takut dan
khawatir. Sedikitpun Allah tidak mempunyai rasa takut, khawatir atau cemas
seperti yang dimiliki manusia.
Jika manusia
mungkin hari ini merasa aman, mungkin besok sudah merasa tidak aman, karena
datangnya sebuah ancaman dari pihak musuh. Hari ini merasa tenang mungkin besok
sudah berubah menjadi tidak tenang, karena terjadi berbagai musibah. Namun hal
sperti ini, tidak mungkin terjadi pada Allah.
Dunia dan
se-isinya ini adalah ciptaan Allah semua makhluk bisa bergerak karena kekuasaan
Allah, maka mustahil jika Allah takut pada makhluk yang diciptkan-Nya.
Sekejam dan seganas
apa pun yang dilakukan makhluk-Nya, tidak akan pernah menakutkan Allah. Bahkan
Allah lah yang menjaga keamanan alam semesta. Semua isi dunia ini tunduk dan
takut kepada Allah swt. Firman Allah dalam Al-Qur'an yang artinya :
"Dialah Allah, tidak ada Tuhan selain Dia. Maharaja yang Mahasuci, Yang Mahasejahtera, yang menjaga keamanan, pemelihara keselamatan, Yang Maha perkasa, yang memiliki segala keagungan Mahasuci Allah dari apa yang mereka persekutukan." ( Q.S. Al-Hasyr [59] 23 )
"Dialah Allah, tidak ada Tuhan selain Dia. Maharaja yang Mahasuci, Yang Mahasejahtera, yang menjaga keamanan, pemelihara keselamatan, Yang Maha perkasa, yang memiliki segala keagungan Mahasuci Allah dari apa yang mereka persekutukan." ( Q.S. Al-Hasyr [59] 23 )
Al-Azim (Maha Agung)
Allah memiliki
sifat al-'Azim artinya Allah itu Maha Agung. Keagungan Allah bersifat mutlak
sedangkan keagungan manusia adalah terbatas dan bersifat sementara.
Sebagai contoh adalah seorang raja yang amat
terkenang, dia diagungkan atau di anggap agung oleh rakyatnya. Setelah dia
tidak menjadi raja, maka predikat keagungannya lambat laun akan sirna. Dan
mungkin dia di anggap agung di sebuah negara, namun di anggap sebagai penjahat
bagi negara lain.
Keagungan
Allah itu meliputi segala hal, semua waktu, dan setiap tempat hingga manusia
tak akan mampu menandinginnya. Keagungan Allah ini tidak akan pernah
dipengaruhi sedikit pun oleh ulah makhluk-Nya. Seandainya saja seluruh penduduk
bumi dan langit tidak mau menyembah Allah, maka hal itu tidak akan mengurangi
keagungan Allah, atau sebaliknya seluruh pendudun kami dan langit tekun
menyembah Allah, maka hal itu tidak menambah keagungan Allah. Dia Maha agung
karena zat-Nya sendiri. Bukan karena dukungan makhluk lain. Firman Allah dalam
Al-Qur'an yang artinya:
"Dan
Dia Mahatinggi, Mahaagung." ( Q.S. Al-Baqarah[2] 255 )
PELAJARAN 3 : BERIMAN KEPADA
KITAB-KITAB ALLAH
Fungsi
kitab-kitab Allah dalam kehiupa sehari-hari
a.
Mendapatkan petunjuk hidup
b.
Mendapatkan hikmah dan pelajaran masa
lalu
c.
Mendapatkan ilmu pengetahuan
d.
Mendapatkan pengetahuan tentang hari
akhir
e.
Mendapatkan cahaya dan cahaya kehidupa
PELAJARAN 4 : AKHALAK TERPUJI (
HORMAT, PATUH DAN SABAR, TABAH)
Perilaku
hormat dalam kehidupan sehari-hari
a.
Patuh dan taat bila dinasehati
b.
Rajin salat dan belajar
c.
Membantu pekerjaan orang tua sesuai
kemampuan
d.
Mendoakan kedua orang tua
e.
Tidak menyakiti hatinya
f.
Bersikap dan bertutur kata yang sopan
dan lemah lembut
Perilaku
sabar dan tabah dalam menghadapi coba
Bersabarlah atas cobaan, ujian, dan musibah yang menimpanya. Memiliki
keyakinan bahwa Allah tidak akan menguji hambaNya di luar batas kemampuan dari
hambaNya. Apabila mendapatkan cobaan, makan bersabar dan ikhlas dengan apa yang
menimpanya tersebut. Karena sesungguhnya Allah SWT bersama dengan orang-orang
sabar. Semakin besar cobaan yang diterima niscaya semakin dekat pula datangnya
kemenangan.
PELAJARN 5 : AKHLAK TERCELA
(PESIMIS,KIKIR DAN SERAKAH)
Cara
menghindari sikap pesimis
a.
Membangun sifat optimis dalam diri
kita.
b.
Jangan mudah putus asa.
c.
Berdo'a kepada Allah SWT agar diberi
petunjuk.
d.
Menyadari bahwa setiap orang mempunyai
kekurangan dan kelebihan.
Cara
menghindari sikap kikir dan serakah
- Mengingat-ingat
bahwa harta yang kita miliki adalah merupakan titipan Allah.
- Mengingat akibat
buruk yang timbul dari sifat kikir, misalnya mendapatkan kesukaran dari
Allah dan dijauhi teman.
- Membiasakan diri
memberi kepada orang lain walaupun sedikit.
- Mengingat pahala
yang didapat apabila kita bersifat dermawan,
- Melihat kehidupan
orang miskin yang hidupnya serba kekurangan, serta tempat tinggalnya juga
ada yang berpindah pindah. Oleh karena itu kita harus bersyukur atas
karunia yang telah dilimpahka oleh Allah.
- Sadar bahwa harta
benda tidak akan kekal dan dibawa mati.
PELAJARAN 6 : KALIMAT THAYIBAH
ASTAGFIRULLAHALADZIM
Waktu
yang tepat mengucapkan istighfar
a.
Setelah berbuat dosa
b.
Setelah mengerjakan ketaatan
c.
Pada setiap dzikir harian
d.
Diakhir malam
e.
Ketika terjadi gerhana
f.
Ketika sholat malam
g.
Ketika terjadi keadaan genting
PELAJARAN 7 : ASMAUL HUSNAH ( AL
QAWWIY DAN AL QADIR)
Sikap
yang mencerminkan asmaul husnah al qawwiy
a.
Meyakini dengan sepenuh hati bahwa
Allah lah sumber kekuatan
b.
Memperkuat iman dan taqwa kita kepada
Allah SWT
c.
Kita diperintahkan menjadi seorang
mukmin yang kuat, tidak hanya kuat secara fisik tetapi kuat secara mental.
Sehingga kita dapat menjaga keimanan kita kepada Allah SWT.
d.
Melatih kita untuk selalu memberi
bantuan kepada orang yang lemah.
Sikap
yang mecerminkan asmaul husnah al qadir
a.
Memberi maaf pada saat kita tengah berkuasa dan mampu untuk membalas
b.
Apabila pada suatu saat kita
berkemampuan untuk berbuat dzalim dan curang, maka terutama sekali pada keadaan
yang demikian itu, ingatlah selalu akan kekuasaan dan kemampuan Allah SWT.
c.
Seandainya Allah SWT memberikan kepada kita kekuasaan dan
kemampuan, maka hendaknyalah kekuasaan dan kemampuan yang tergenggam di tangan
kita itu kita pergunakan sebaik-baiknya untuk kebaikan dan kemaslahatan diri
kita sendiri dan seluruh umat manusi
PELAJARAN 8 : BERIMAN KEPADA QADA DAN QADAR
Perilaku
yang mencerminkan iman kepada qada dan qadar
a.
Selalu
bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT, sebab percaya bahwa takdir
Allah merupakan ketetapan yang terbaik bagi seluruh makhluk-Nya.
b.
Selalu rendah
hati bahwa segala sesuatu yang terjadi itu semua berkat kehendak Allah.
c.
Selalu
berjiwa optimis dan tidak putus asa saat merasakan kegagalan. Mungkin Allah
akan menggantinya dengan cara lain yang lebih baik.
d.
Membiasakan
diri untuk bersikap sabar dan tawakal kepada Allah SWT.
e.
Jiwa
lebih tenang.
PELAJARAN 9 : AKHLAK TERPUJI (TANGGUNG
JAWAB DAN PEMAAF)
Perilaku yang mencerminkan sikap tangung jawab
- Menjaga kebersihan
diri sendiri.
- Mengerjakan sesuatu
dengan sendiri tanpa diminta.
- Selalu konsisten
dalam bersikap.
- Tidak berbohong.
- Mendengarkan
nasihat orang tua dan anggota yang lebih tua.
- Menjaga kebersihan
rumah.
- Melaksanakan tugas
piket harian
Perilaku
yang mencerminkan sikap pemaaf
a.
Memberikan maaf dengan ikhlas kepada
orang yang meminta maaf
b.
Meminta maaf atas kesalahan yang
diperbua
c.
Tidak memendam rasa benci dan perasaan
dendam kepada orang lai
PELAJARAN 10 : AKHLAK TERCELA (MARAH)
Cara
menghindari sikap marah
- Berwudhu.
- Perbanyak dzikir
dan mohon perlindungan Allah SWT.
- Lakukan sholat
sunnah.
- Mengambil posisi
lebih rendah (menjadi duduk)
- Diam dan jaga
ucapan.
- Bacalah keutamaan
hadist menahan amarah.
- Berdoa.
PELAJARAN 11 : ASMAUL HUSNAH ( AL-GAFUR/ AL-AFUWWU/AS-
SABUR/AL-HALIM )
sifat al-Gafur
Allah bersifat Maha pengampun terhadap semua hambaNya.
Allah Swt. tidak memiliki sifat dendam kepada hambaNya. Termasuk kepada seorang
hamba yang suka berbuat dosa besar kalau mau memohon ampun kepada Allah, Allah
bersifat terbuka dan pasti mengampuni. Ini sangat berbeda dengan manusia yang
masih memiliki sifat dendam terhadap kesalahan seseorang.
Di dalam
ajaran Islam, umat Islam dilarang bersifat pendendam. Sebaliknya harus bersifat
pemaaf karena Allah saja yang Maha Berkuasa bersifat pengampun terhadap
hamba-Nya. Sehingga manusia harus meniru sifat al- Gafur Allah Swt.
Sifat
pemaaf ini harus dimiliki oleh setiap manusia karena tidak ada seorangpun
manusia yang pernah terbebas dari kesalahan dan dosa. Sehingga apabila ada
teman atau siapapun yang berbuat salah kita harus memaafkandengan segera. Dan
tidak boleh memberi maaf menunggu sampai hari
lebaran Idul Fitri
sifat Al-Afuww
Al-Afuww
artinya Allah Maha Pemaaf. Allah memberi maaf kepada hamba-hamba Nya yang
berdosa.
Allah Swt. bersifat Al-Afuww artinya Allah Maha
menghapuskan dosa dan memaafkan perbuatan maksiat.
Kedua nama Allah antara al-Gafur dengan al-Afuwwu
memiliki makna yang hampir sama. Namun nama Allah al-Afuww memiliki makna lebih
mendalam daripada al-Gafur. Karena al-Gafur yang artinya pengampunan lebih
bersifat menutupi. Sedangkan al-Afuww yang berarti pemaafan, lebih bersifat
menghapuskan. Allah Swt. memiliki sifat
keduanya sekaligus, yakni bersifat menutupi kesalahan dan dosa juga
menghapuskan kesalahan dan dosa.
sifat As-Sabur
artinya
Allah Maha Sabar. Sifat As-Sabur Allah Swt. terhadap makhlukNya dapat kita
lihat dalam
kehidupan
sehari-hari, seperti: Allah Swt. senantiasa memberikan rezeki kepada
semua hamba-Nya tanpa pilih kasih walaupun ada diantara hamba-
Nya yang durhaka kepada Allah Swt. Sifat sabar Allah melebihi segala sifat sabar
makhluk-Nya, seperti manusia. Karena Allah memiliki sifat Maha Sabar maka Allah
memerintahkan manusia untuk memiliki sifat-sifat sabar. Sehingga Allah
sangat mencintai kepada manusia yang sabra
sifat Al Halim
Kasih sayang Allah kepada hamba-Nya tidak
terhingga. Bentuk kasih sayang Allah yang tidak terhingga adalah walaupun
manusia sering berbuat salah Allah tetap memberikan kesempatan hidup dan
bertaubat kepada-Nya. Lihatlah orang-orang yang senang berbuat jahat, misalnya:
mencuri, berjudi, minum-munuman keras dan
sebagainya.
Allah memberikan rezeki kepada binatang dan tumbuhan yang
kelaparan dengan tanpa pilih kasih. Semua kebutuhan hidup binatang dan tumbuhanselalu
dijamin oleh Allah
PELAJARAN
12 : AKHLAK TERCELA (MUNAFIK)
Cara menghindari sifat munafik
- Meningkatkan
keimanan kepada Allah.
- Meningkatkan
keikhlasan dalam beramal.
- Selalu berperilaku
jujur dimanapun dan kapanpun beraktifitas.
- Menepati janji yang
telah dibuat atau telah diucapkan.
- Selalu menjalankan
amanah yang telah dibuat dan dipercayakan kepada kita.
PELAJARAN
13 : AKHLAK TERPUJI (ADAB DI TEMPAT UMUM)
Adab
Di Tempat Umum
Tempat umum adalah tempat dimana banyak orang berkumpul dan
melakukan aktivitas sehari-hari. Di tempat umum ada yang dikenakan biaya
(membayar) ada juga yang tidak dikenakan biaya (tidak membayar). Di tempat
umum, semua orang boleh memanfaatkannya sesuai kebutuhan. Karena tempat umum
dimanfaatkan oleh banyak orang, maka jika kita berada di tempat umum harus
tetap merawat dan menjaganya dengan baik. Diantara contoh tempat umum adalah
madrasah, jalan, pasar, dan rumah sakit.
1. Madrasah
Madrasah adalah temapat untuk belajar. Di madrasah di
pelajari matapelajaran umum dan mata pelajaran agama. Namun madrasah mempunyai
ciri khusus yaitu mata pelajaran agama yang dipelajari jumlahnya lebih banyak
dan sifatnya lebih mendalam. Karena madrasah adalah tempat untuk belajar, maka
komponen yang ada di sebuah madrasah adalah guru, pegawai, dan peserta didik.
Adapun adab ketika berada di madrasah antara lain:
a.
Menggunakan
pakaian yang rapi dan sesuai. Sebagai seorang yang mencari ilmu sebaiknya saat
berada di sekolahan memakai pakaian yang rapi, sesuai, dan lengkap.
b.
Membuka
pintu kelas dengan pelan-pelan. Sebagai orang yang berpendidikan saat membuka
pintu kelas ataupun kantor sebaiknya pelan-pelan.
c.
Menyapa
Guru dan teman ketika bertemu
Apabila seoarang murid bertemu dengan temannya maka dia harus
menyapanya, atau memberi salam apabila sesame muslim. Dan ketika bertemu dengan
gurunya seorang murid harus hormat dan mencium tangannya.
d.
Tidak
membuat gaduh di dalam kelas. Saat pelajaran jangan sampai siswa membuat gadug
di dalam kelas karena akan mengganggu siswa yang lain yang sungguh-sungguh
untuk mancari ilmu.
e.
Tidak
menggangu atau berbuat jahil kepada teman. Sebagai teman yang baik kita boleh
jahil namun jangan sampai berlebihan bahkan sampai membuat teman kita marah
gara-gara perbuatan kita.
f.
Menjaga
kebersihan dan peralatan sekolah. Karena kebersihan sebagaian dari iman maka
kita sebagai seorang muslim diwajibkan untuk menjaga kebersihan lingkuang
terutama di sekolah. Dengan cara tidak mencoret-coret peralatan sekolah seperti
bangku, kursi, tembok kelas, dll
g.
Tidak
membuang sampah sembarangan
a.
Kita
tidak boleh membuang sampah sembarangan karena apabila kita melakukan hal
tersebut sama saja dengan mengundang penyakit kedalam lingkungan sekolah.
Dengan lingkungan yang kotor maka penyakit akan mudah datang. Oleh karena itu
agar terhindar dari segala macam penyakit kita harus menjaga lingkungan sekolah
dengan membuang sampah pada tempatnya agar sekolah menjadi bersih dan nyaman.
h.
Datang
tepat waktu memiliki manfaat yang banyak salahsatunya saat kita tidak terlambat
kita akan mendapatkan informasi awal dari guru sehingga ilmu yang kita dapat
tidak ada yang tertinggal.
i.
Tidak
mencoret-coret tembok sekolah
b.
Mencoret-coret
tempat tidak boleh dilakukan karena bisa membuat pemandangan menjadi kurang
indah
j.
Tidak
bermusuhan dengan sesama teman
c.
Jauhilah
permusuhan karena itu hanya akan menimbulkan permasalahan dan permusuhan
bukanlah cerminan pribadi seoarang muslim yang baik.
k.
Berdoa
sebelum dan sesudah pelajaran sangat berguna bagi kita karena dengan berdoa
secara tidak langsung kita akan mendapat barokah dari pelajaran yang akan
dimulai bahkan yang akan diakhiri.
d.
lManaati
semua tata tertib yang ada. Sebagai siswa yang baik kita harus menaati
peraturan yang ada di sekolah agar menjadi siswa yang baik dan tidak mendapat
resiko yang akan menghambat pembelajaran nantinya.
e.
2. Adab ketika di
jalan.
Jalan adalah tempat untuk lalu lintas orang atau kendaraan.
Berdasarkan penggunaannya, jalan dikelompokan menjadi jalan umum, jalan khusus,
dan jalan tol. Karena fungsinya adalah untuk lalulinta, maka ketika di jalan
tidak boleh sembarangan. Adapun adab ketika di jalan antara lain:
a. Bagi pejalan
kaki:
1)
Berjalan
pada arah sebelah kiri, bila ditepi jalan ada trotoarnya maka kita berjalan
pada trotoar yang sudah disediakan
2)
Berjalan
sedang-sedang saja. Dengan berjalan sedang-sedang kita tidak akan membuat teman
kita tertinggal dengan kita dan jika berjalan lambat nantinya akan membuat
pejalan lainnya terganggu dengan cara jalan kita.
3)
Tidak
bersenda gurau dan bermain-maian di jalan. Karena jalan merupakan tempat umum
yang dipakai oleh orang bayak maka sebaiknya saat berjalan jangan mengobrol dan
bercanda karena akan mengganggu pejalan kaki yang lain.
4)
Pandangan
tidak kemana-kemari kecuali diperlukan. Jika saat berjalan pandangan
kemana-mana maka kemungkinan kita bisa tertambar, tersandung, dll. Jadi
sebaiknya saat bejalan kaki kita fokus pada tujuan kita.
5)
Tidak
menggunakan satu alas kaki. Alaskaki pada dasarnya ada satu pasang. Maka
sebaiknya saat berjalan kaki menggunakan satu pasang jangan satu alas kaki
karena jika dipandang oleh pejalan kaki lainnya tidak enak untuk dipandang.
6)
Apabila
ingin menyebrang lewat zebra cross atau jembatan penyebrangan. Dengan
menyembrang dengan zebra cross kita akan terhindar dari kecelakaan lalulintas
karena zebra croos adalah sarana menyebrang bagi pejalan kaki.
b. Bagi pengendara:
1)
Mematuhi
aturan berkendara. Salah satu peraturaan berkendara yaitu memakai helm. Helm
memiliki manfaat yang luar biasa saat berkendara karena menggunakan helm jika
kita jatuh bagian kepala akan terlindungi.
2)
Mematuhi
rambu-rambu lalu lintas. Saat kita mematuhi lalu lintas maka kemungkinan kecil
hal yang tidak diinginkan pada kita tidak akan terjadi.
3)
Menghormati
pengguna jalan lain, terutama bagi pejalan kaki. Karena menggunakan montor itu
cepat sampai tujuan tapi jangan seenaknya menggunakan montor. Tidak
kebut-kebutan saat naik montor termasuk menghormati pejalan kaki.
4)
Pemilik kendaraan lebih berhak berada di
bagian depan kendaraan karena si pemilik kebanyakan ingin mengendarai montornya
sendiri agar lebih aman.
3. Adab saat berada
di pasar.
Secara sederhana pasar dapat diartikan sebagai tempat
bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual beli barang atau
jasa. Dengan demikian pasar merupakan kumpulan bermacam-macam orang dengan
berbagai macam kepentingan. Oleh karena itu, ketika berada di pasar kita harus
dapat menjaga adab-adabnya, antara lain:
a.
Membaca
doa ketika masuk pasar bertujuan agar kita selamat saat berjalan di dalam
pasar.
b.
Bertutur
kata yang sopan (tidak boleh berteriak-teriak)agar tidak terjadi pertikaian di
dalam pasar.
c.
Bersikap
jujur bagi pedagang dan pembeli. Pedagang tidak bleh menyembunyikan barang yang
ada cacatnya, mengurangi timbangan, dan pembeli harus membayar sesuai
kesepakatan harga
d.
Bersikap
sabar ketika pasar dalam keadaan ramai. Niscaya orang sabar selalu berada di
dalam jalan Allah.
4. Adab saat berada
di rumah sakit
Rumah sakit adalah tempat dimana orang sakit mencari dan
menerima pelayanan kesehatan. Karena rumah sakit berisi orang-orang sakit yang
membutuhkan pelayanan kesehatan, maka ketika kita berada di dalamnya harus:
a.
Menjaga
ketenagan, karena rumah sakit merupakan tempat dimana orang sakit dirawat maka
kita aharus menjaga ketenangan karena pasien yang sakit butuh banyak istirahat
b.
Menjaga
kebersihan, rumah sakit selalu dalam keadaan bersih agar tidak ada kuman
penyakit sehingga kita juga harus berupaya untuk menjaga kebersihan juga.
c.
Tidak
boleh bersenda gurau atau maian-main. Karena rumah sakit di gunakan untuk orang
sakit agar sembuh, sedangkan orang sakit membutuhkan istirahat yang cukup
sehingga kita tidak boleh main-main.
d.
Jika
ingin menjenguk pasien hendaknya sesuai jam besuk karena pada saat jam
istirahat pasien diharuskan untuk istirahat dan membutuhkan ketenangan.
PELAJARAN 13 : AKHLAK TERHADAP HEWAN DAN
TUMBUHAN
Akhlak
terhadap Fauna (hewan)
- Memberi makan dan minum
- Menyayanginya dan berbelaskasih kepadanya
- Jika ingin menyembelih atau membunuhnya, maka
lakukan dengan baik.
Akhlak
terhadap flora (tumbuhan)
a.
Memelihara
tumbuhan. Memelihara tumbuhan yaitu mengurus dan memperhatikan keberadaannya.
b.
Melestarikannya
Yaitu membiarkannya tumbuh, berkembang dan menjaganya dari kepunahan
c.
Merawatnya.
d.
Menjaganya.
e.
Memanfaatkannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar